NASA Perintahkan Lima Astronaut Berlindung Akibat Kebocoran Modul ISS
Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) memerintahkan lima astronaut di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) untuk mengamankan diri di dalam kapsul Crew Dragon SpaceX pada Sabtu (6/6/2026).
Langkah antisipasi ini diambil menyusul upaya perbaikan kebocoran pada salah satu bagian laboratorium antariksa oleh kosmonaut Rusia.
>>> Google Bayar SpaceX Rp 16 Triliun per Bulan untuk Komputasi AI Gemini
Instruksi evakuasi sementara diterbitkan setelah badan antariksa Rusia, Roscosmos, mendeteksi titik kebocoran baru di modul layanannya. Pihak Rusia memutuskan untuk segera melangsungkan operasi perbaikan secara menyeluruh.
"Sebagai tindakan pencegahan, NASA telah menginstruksikan keempat anggota Crew-12 SpaceX dan astronaut NASA Chris Williams untuk mengambil posisi aman di dalam kapsul Dragon selama perbaikan berlangsung," tulis Stevens, seperti dikutip dari TechCrunch.
Manajemen NASA menyatakan koordinasi intensif terus berjalan dengan pihak Rusia serta seluruh komunitas internasional yang terlibat dalam operasional stasiun.
Langkah tersebut dilakukan demi merumuskan solusi jangka panjang penanganan kendala teknis ini.
"Kami terus bekerja sama dengan rekan-rekan kami dari Rusia, bersama dengan seluruh komunitas internasional yang mendukung stasiun luar angkasa, untuk mencapai solusi yang lebih permanen," sambungnya.
Prosedur pengamanan kru tersebut akhirnya dibatalkan sekitar satu jam setelah pengumuman pertama dikeluarkan.
Pembatalan instruksi berlindung dilakukan karena Roscosmos memutuskan untuk menangguhkan aktivitas perbaikan demi menganalisis data lebih lanjut.
>>> Hampir 3 Tahun Berlalu, Wacana Sertifikasi Promotor Konser Masih Mandek
"Mengingat perkembangan ini, NASA telah menginstruksikan anggota kru yang ada di kapsul Dragon untuk menghentikan prosedur perlindungan dan kembali ke operasi yang direncanakan di Stasiun Luar Angkasa Internasional," tulis Stevens.
Kerusakan yang sedang ditangani berada di area terowongan transfer PrK yang menghubungkan ke modul layanan Zvezda milik Rusia.
Update Terbaru
Gaya Sporty Luxe Olla Ramlan Dukung Tristan Molina di Hyrox Jakarta 2026
Rabu / 01-07-2026, 19:35 WIB
Plot Twist! Wanita Hadiri Baby Shower Simpanan Suaminya Sendiri
Rabu / 01-07-2026, 19:35 WIB
Mulai Agustus, Shopee cs Bakal Pungut Pajak Seller Online
Rabu / 01-07-2026, 19:35 WIB
Deepal S05 Masih CBU dari Thailand, Ini Penjelasan Changan
Rabu / 01-07-2026, 19:35 WIB
Rockstar Bersedia Temui Perwakilan Serikat Pekerja Usai Tuntutan Pengakuan dari Developer GTA 6
Rabu / 01-07-2026, 19:29 WIB
Kritik Pedas Internal Pragmata: Developer Dianggap 'Tidak Kompeten' dalam Level Design
Rabu / 01-07-2026, 19:29 WIB
Leon Marchand Mundur dari Kejuaraan Renang Prancis karena Cedera
Rabu / 01-07-2026, 19:28 WIB
Hubert Hurkacz Tantang Sebastian Ofner di Babak Kedua Wimbledon 2026
Rabu / 01-07-2026, 19:28 WIB
Jamison dan Kennedy Wilson Ubah WTC Los Angeles Jadi 512 Unit Hunian Terjangkau
Rabu / 01-07-2026, 19:28 WIB
Polisi Tangkap Saudara Bintang NFL Calais Campbell atas Pembunuhan Ibu
Rabu / 01-07-2026, 19:28 WIB
Niger Berlakukan KUHP Ketat dan Resmi Keluar dari ICC
Rabu / 01-07-2026, 19:25 WIB
Pegadaian Kembali Gelar UKW untuk Ratusan Wartawan Indonesia
Rabu / 01-07-2026, 19:25 WIB
RUPST J Trust Bank Setujui Perubahan Direksi, Fokus Perkuat Tata Kelola
Rabu / 01-07-2026, 19:25 WIB
Fitur Tersembunyi Pixel Ini Bikin Saya Hapus Aplikasi Audio Pihak Ketiga
Rabu / 01-07-2026, 19:21 WIB






