BTN Kucurkan Kredit Rp 1,5 Triliun ke Pindad, Percepat Produksi Maung MV3
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) secara resmi menyalurkan fasilitas kredit senilai Rp 1,5 triliun kepada PT Pindad.
Langkah ini merupakan bagian dari perluasan pembiayaan BTN ke sektor korporasi strategis.
>>> Indonesia Resmi Punya Domain .ai.id, Begini Cara Daftar dan Syarat Terbaru 2026
Dana tersebut akan digunakan untuk mendukung berbagai proyek besar di industri pertahanan nasional. Fokus utamanya adalah memacu produktivitas Pindad dalam menghasilkan alutsista dan kendaraan taktis.
Dukungan untuk Kedaulatan dan Ketahanan Nasional
Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu, menyatakan bahwa pemberian kredit ini merupakan komitmen nyata perseroan dalam memperkuat sistem pertahanan Indonesia.
Hal ini dinilai relevan di tengah ketidakpastian geopolitik global.
Nixon menambahkan bahwa industri pertahanan kini menjadi sektor prioritas pemerintah. Alokasi anggaran pertahanan dalam APBN 2026 mencapai Rp 180 triliun.
Manajemen BTN berharap suntikan modal ini dapat mendongkrak kapasitas produksi Pindad. Selain itu, inisiatif ini diharapkan menciptakan efek domino bagi pertumbuhan sektor terkait.
Efek berganda diperkirakan meliputi industri pengolahan baja, manufaktur komponen elektronika, logistik, dan penyerapan tenaga kerja terampil.
Rincian Alokasi dan Jenis Fasilitas Pembiayaan
Fasilitas kredit Rp 1,5 triliun terbagi dalam dua skema utama. Skema pertama adalah cash loan sebesar Rp 125 miliar untuk modal kerja kontraktor.
Skema kedua berupa non-cash loan senilai Rp 1,375 triliun yang mencakup bank garansi, SKBDN, dan Letter of Credit (LC).
Dominasi non-cash loan bertujuan mempermudah transaksi pengadaan bahan baku dan jaminan proyek.
>>> Heboh Kredit Bodong di Banyumas, 13 Pensiunan ASN Jadi Korban, Oknum Pegawai Mandiri Taspen Dipecat
Nixon menjelaskan bahwa dana ini mendukung proyek Pindad dari berbagai kementerian dan lembaga negara. Proyek tersebut didanai melalui APBN murni maupun pinjaman dalam dan luar negeri.
Update Terbaru
Cara Pre-order GTA 6 di Australia: Bundel, Diskon, dan Waktu Pengiriman
Kamis / 02-07-2026, 11:57 WIB
Edmonton Oilers Rekrut Frederik Andersen dengan Kontrak Satu Tahun
Kamis / 02-07-2026, 11:56 WIB
Dodgers Panggil Charlie Barnes, Kirim Wyatt Mills ke Minor
Kamis / 02-07-2026, 11:56 WIB
Qatar Kirim Personel Ahli dan Keamanan untuk Dukung Piala Dunia 2026
Kamis / 02-07-2026, 11:56 WIB
FCC Setujui Rencana Lelang Spektrum Upper C Band untuk 5G
Kamis / 02-07-2026, 11:55 WIB
Istri Bupati Kuansing Dipulangkan KPK Usai OTT, Status Saksi
Kamis / 02-07-2026, 11:55 WIB
9 Kota di Dunia Ini Menerapkan Pajak Turis Lebih Tinggi pada 2026
Kamis / 02-07-2026, 11:55 WIB
Kate Middleton Dorong William Temui Harry di Inggris
Kamis / 02-07-2026, 11:50 WIB
Akademisi Kritik Stiker Larangan Beli BBM bagi Penunggak Pajak Motor
Kamis / 02-07-2026, 11:50 WIB
INA Catat Dana Kelolaan Investasi Capai Rp146,2 Triliun per 2025
Kamis / 02-07-2026, 11:50 WIB
Peneliti Temukan Rute 153 Hari ke Mars, Ilmuwan Dorong Pertahanan Planet
Kamis / 02-07-2026, 11:50 WIB
Anak Laki-Laki di Kanada Meninggal Akibat Rabies Setelah Terpapar Kelelawar
Kamis / 02-07-2026, 11:49 WIB
VAURA Pilates Resmi Buka Studio Pertama di Indonesia, Target Pasar Wellness Premium
Kamis / 02-07-2026, 11:49 WIB






