8.500 Murid SD-SMP Raih Nilai Sempurna di TKA 2026, Simak Rincian Mapel
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengumumkan hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026. Sebanyak 8.500 siswa jenjang SD dan SMP berhasil meraih nilai sempurna.
Kepala Pusat Asesmen Pendidikan Kemendikdasmen, Rahmawati, menyampaikan capaian ini dalam taklimat media di Jakarta, Selasa (26/5/2026).
>>> Kecelakaan Jip Maut di Bromo: Sopir dan Wisatawan Tewas, Polisi Selidiki
Jumlah siswa dengan nilai 100 pada mata pelajaran Bahasa Indonesia lebih banyak dibandingkan Matematika. Tren ini konsisten di kedua jenjang.
Rincian Peraih Nilai 100
Berikut data siswa yang memperoleh skor maksimal berdasarkan jenjang dan mata pelajaran:
- SD/MI Bahasa Indonesia: 4.509 murid
- SD/MI Matematika: 814 murid
- SMP/MTs Bahasa Indonesia: 4.051 siswa
- SMP/MTs Matematika: 271 siswa
Data menunjukkan penguasaan Bahasa Indonesia lebih merata. Meski Matematika lebih menantang, ratusan siswa tetap mampu meraih sempurna.
Mekanisme Penilaian TKA
Penentuan skor akhir menggunakan konversi proporsi jawaban benar ke skala 0-100. Sistem ini mirip dengan metode Ebtanas sebelumnya.
Soal TKA SD dan SMP merupakan gabungan: 70 persen dari pusat dan 30 persen dari kabupaten/kota. Hal ini menyebabkan variasi paket soal antarprovinsi.
>>> Resmi, Prabowo Tunjuk AHY Pimpin Komite Kereta Cepat Whoosh Gantikan Luhut
Kemendikdasmen melakukan verifikasi dan validasi ketat sebelum scoring. Proses ini meliputi analisis statistik untuk mengukur tingkat kesulitan dan memastikan keadilan.
Kategori Capaian Baru: Istimewa
Sertifikat hasil TKA menampilkan nilai dan kategori seperti "kurang memadai" atau "baik". Tahun ini diperkenalkan kategori "Istimewa" bagi siswa dengan nilai minimal 95.
Penentuan batas kategori melibatkan 140 guru dari berbagai daerah melalui metode standard setting.
Berikut sebaran kategori nilai untuk jenjang SD dan SMP:
>>> Resep Rempeyek Cabai Rawit Renyah dan Gurih, Camilan Pedas yang Bikin Nagih
- SD Bahasa Indonesia: 22,67% murid kategori kurang, 0,59% istimewa
- SD Matematika: 18,87% kurang, 0,07% istimewa
- SMP Bahasa Indonesia: 22,97% kurang, 0,57% istimewa
- SMP Matematika: 9,67% kurang, 0,03% istimewa
Rahmawati menegaskan TKA bertujuan mendorong perbaikan pembelajaran, bukan sekadar angka. Hasil ini diharapkan menjadi bahan evaluasi bagi guru dan orang tua.
Update Terbaru
Ancelotti Akui Neymar Kecewa Minim Menit Bermain di Piala Dunia 2026
Minggu / 05-07-2026, 01:32 WIB
Polisi Usut Pelemparan Bom Molotov ke Rumah Advokat di Ciracas
Minggu / 05-07-2026, 01:32 WIB
Sand: Raiders of Sophie Tembus 300.000 Penjualan, CEO TinyBuild Bercanda soal AC
Minggu / 05-07-2026, 01:32 WIB
Babak I 16 Besar Piala Dunia: Saibari Cedera, Kanada vs Maroko Imbang
Minggu / 05-07-2026, 01:29 WIB
Street Fighter 6 Season 4 Fokus pada Karakter Baru untuk Menarik Pemain Muda
Minggu / 05-07-2026, 01:28 WIB
Cyberpunk 2077 Tembus 40 Juta Kopi Terjual, CD Projekt Red Puji Dukungan Jangka Panjang
Minggu / 05-07-2026, 01:28 WIB
Square Enix Akui Kebiasaan Mengumumkan Game Terlalu Dini, Ubah Strategi Pemasaran
Minggu / 05-07-2026, 01:28 WIB
Masa Depan Final Fantasy 14 Mobile Makin Tidak Pasti, Situs Resmi Offline Berminggu-minggu
Minggu / 05-07-2026, 01:28 WIB
Film Plastik Ini Hancurkan Virus Hanya dengan Sentuhan, Kata Ahli Ini Pengubah Permainan
Minggu / 05-07-2026, 01:28 WIB
Kesehatan Otak di Usia 11 Tahun Bisa Ungkap Risiko Demensia di Usia 70
Minggu / 05-07-2026, 01:28 WIB
Houston Hadapi Peringatan Panas Ekstrem saat Akhir Pekan Empat Juli
Minggu / 05-07-2026, 01:27 WIB
Pittsburgh Perketat Keamanan Perayaan 250 Tahun Kemerdekaan AS
Minggu / 05-07-2026, 01:27 WIB
Linda Noskova Kalahkan Sorana Cirstea di Babak Ketiga Wimbledon
Minggu / 05-07-2026, 01:22 WIB
Canada vs Maroko di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Minggu / 05-07-2026, 01:22 WIB







