Studi Jerman Buktikan Penyembelihan Syariat Islam Tidak Menimbulkan Rasa Sakit
Penelitian dari Hannover University di Jerman membuktikan bahwa penyembelihan hewan sesuai syariat Islam tidak menimbulkan rasa sakit.
Riset ini dipimpin oleh Prof Wilhelm Schulze dan Dr Hazim, dua staf peternakan dari universitas tersebut.
>>> Perguruan Tinggi Dituntut Sesuaikan Metode Pembelajaran untuk 2030
Mereka membandingkan tingkat rasa sakit antara metode syariat Islam menggunakan pisau tajam dengan metode barat yang memukul kepala hewan terlebih dahulu.
Uji coba menggunakan sekelompok sapi dewasa yang dipasangi Electro Encephalograph (EEG) pada otak kecil dan Electro Cardiograph (ECG) pada jantung.
Alat tersebut merekam derajat rasa sakit dan aktivitas jantung saat darah keluar.
Sapi-sapi dibiarkan beradaptasi dengan alat selama beberapa minggu untuk mengurangi risiko kesalahan data.
Setelah adaptasi, separuh sapi disembelih sesuai syariat Islam dan separuh lainnya menggunakan metode pemingsanan barat.
Penyembelihan secara Islam dilakukan dengan memotong tiga saluran utama di leher: saluran makanan, saluran napas, serta dua pembuluh darah besar.
Hasil rekaman menunjukkan perbedaan signifikan antara kedua metode.
Pada metode Islam, tidak ada perubahan grafik EEG pada tiga detik pertama setelah penyembelihan, menandakan tidak adanya indikasi rasa sakit.
>>> Cara Klaim Kode Redeem FF ShopeePay Diamond Gratis April 2026
Tiga detik berikutnya, grafik EEG menurun bertahap seperti kondisi tidur nyenyak hingga sapi kehilangan kesadaran, sementara aktivitas ECG jantung meningkat.
Setelah enam detik pertama, ECG merekam aktivitas jantung yang memompa seluruh darah keluar dari tubuh.
Saat darah keluar maksimal, grafik EEG turun hingga zero level, yang diartikan sebagai "No feeling of pain at all!"
Keluarnya darah secara maksimal menghasilkan daging yang sehat sesuai prinsip Good Manufacturing Practise (GMP).
Sebaliknya, metode pemingsanan barat membuat sapi roboh tanpa meronta, namun darah yang keluar hanya sedikit.
Grafik EEG menunjukkan kenaikan sangat nyata setelah pemingsanan, mengindikasikan tekanan rasa sakit akibat pukulan di kepala.
Grafik EEG yang meningkat tajam dikombinasikan dengan grafik ECG yang turun ke batas paling bawah.
>>> 60 Kata Romantis Sepak Bola dan Cinta untuk Pasangan Pencinta Bola
Kondisi ini membuat jantung kehilangan kemampuan memompa darah keluar secara maksimal, sehingga darah membeku di pembuluh daging dan menghasilkan daging tidak sehat.
Update Terbaru
Kate Middleton Tuntaskan Pendakian Tiga Gunung Tertinggi Britania Raya dalam Kurang dari 24 Jam
Kamis / 02-07-2026, 12:54 WIB
Microsoft Akui Bug Windows 11 Habiskan Ruang Penyimpanan Hingga Puluhan GB
Kamis / 02-07-2026, 12:50 WIB
Bukan Lamine Yamal, Sosok Ini Jadi Nyawa Timnas Spanyol Lawan Austria
Kamis / 02-07-2026, 12:49 WIB
Bernardo Silva Sebut Luka Modric Idola, Jelang Portugal vs Kroasia
Kamis / 02-07-2026, 12:49 WIB
Penjelasan Ending Film Petaka Gunung Welirang (2026), Akankah Punya Season 2?
Kamis / 02-07-2026, 12:49 WIB
BKKBN Sediakan Bantuan Biaya Vasektomi, Ini Mekanismenya untuk KB Pria
Kamis / 02-07-2026, 12:49 WIB
Dokter Tifa Didakwa Fitnah dan Pencemaran Nama Baik Kasus Ijazah Jokowi
Kamis / 02-07-2026, 12:49 WIB
Pelatih Senegal Anggap Penalti Kontroversial Belgia Bukan Wilayahnya
Kamis / 02-07-2026, 12:49 WIB
Purbaya Bantah Patriot Bond Danantara Jadi Celah Pencucian Uang
Kamis / 02-07-2026, 12:49 WIB
Remaja 16 Tahun dirawat di Rumah Sakit Usai Ditembak di Birmingham
Kamis / 02-07-2026, 12:45 WIB
BRI Tawarkan KPR Bunga Spesial 1,75 Persen, Berlaku hingga 31 Juli 2026
Kamis / 02-07-2026, 12:45 WIB
Pesawat AMA Dibakar di Yahukimo, Pilot WNA Tewas
Kamis / 02-07-2026, 12:45 WIB
Usai Misi Artemis, NASA Kini Bersiap Bangun Pangkalan di Bulan
Kamis / 02-07-2026, 12:42 WIB






