Pelatih Senegal, Pape Thiaw, enggan berspekulasi soal kontroversi penalti yang diberikan kepada Belgia pada laga Piala Dunia 2026.

"Saya lebih memilih untuk tidak menafsirkan situasi ini, karena pendapat tentang penalti bisa berbeda-beda. Wasit menilai itu adalah penalti," kata Thiaw dilansir dari TNT Sports.

>>> Purbaya Bantah Patriot Bond Danantara Jadi Celah Pencucian Uang

Ia menambahkan, meskipun banyak yang menganggap keputusan itu keliru, dirinya tidak ingin mengomentari atau menafsirkan keputusan wasit.

Penyesalan atas Kelengahan

Yang lebih disayangkan Thiaw adalah kelengahan pemainnya di babak kedua. Senegal unggul 2-0 namun gagal mempertahankan keunggulan.

"Setelah kebobolan gol yang membuat skor menjadi 2-1, kami semakin bertahan, dan mereka mencetak gol kedua. Setelah itu, keadaan menjadi tidak mudah," ujarnya.

>>> Remaja 16 Tahun dirawat di Rumah Sakit Usai Ditembak di Birmingham

Penalti kontroversial terjadi pada menit ke-90+19. Lamine Camara melakukan sliding untuk membelokkan bola, tetapi kakinya mengenai Youri Tielemans.

Wasit Said Martinez memeriksa tayangan VAR dan memutuskan penalti. Dua mantan pemain Manchester United, Gary Neville dan Roy Keane, menilai keputusan itu kurang tepat.

"Saya benar-benar tidak percaya itu adalah penalti. Jika Tielemans menyentuh bola dan kemudian ditendang, itu wajar," kata Neville.

>>> BRI Tawarkan KPR Bunga Spesial 1,75 Persen, Berlaku hingga 31 Juli 2026

Roy Keane juga mengkritik lamanya waktu wasit meninjau VAR. "Anda menginginkan keyakinan dalam keputusan wasit dan dia ragu-ragu untuk waktu yang lama," ucapnya.