Suporter Bayern Munchen Bentangkan Koreografi Munchner Kindl Provokatif
Suporter FC Bayern Munchen memicu perhatian publik lewat bentangan koreografi raksasa yang menampilkan visual provokatif.
Aksi tersebut terjadi menjelang laga final DFB Pokal melawan VfB Stuttgart di Stadion Olimpiade Berlin pada Sabtu, 23 Mei 2026.
>>> Surabaya Samator Rebut Peringkat Ketiga Proliga 2026 Usai Cukur Garuda Jaya
Dilansir dari media Jerman bild.
de, pendukung garis keras klub berjuluk Die Roten tersebut memamerkan gambar anak kecil yang memegang trofi DFB Pokal.
Di sudut mulutnya, terdapat sebatang rokok.
Di atas visual tersebut, terdapat tulisan besar bertuliskan "Rekordpokalsieger" atau pemenang rekor piala domestik. Aksi kreatif sekaligus kontroversial di tribun penonton itu langsung memicu perbincangan hangat.
Banyak penonton bertanya-tanya mengenai identitas karakter anak yang digambarkan.
Sosok anak di dalam koreografi tersebut diidentifikasi sebagai "Münchner Kindl", lambang tradisional resmi dari ibu kota negara bagian Bavaria, Kota Munchen.
>>> Suporter Bayern dan Stuttgart Protes Keras DFB di Final Piala Jerman
Berdasarkan catatan sejarah, lambang resmi Kota Munchen sebenarnya berwujud seorang biksu. Hal itu untuk menunjukkan keberadaan bekas biara di wilayah kota tersebut.
Teori sejarah juga menyebutkan bahwa nama kota "München" berkembang dari keberadaan biara tersebut. Namun, penampilan figur biksu terus mengalami modifikasi oleh para seniman sejak abad ke-16.
Visualnya bergeser menjadi bentuk yang menyerupai anak kecil.
Istilah "Münchner Kindl" sendiri tercatat pertama kali muncul pada tahun 1727, sebelum akhirnya berkembang menjadi karakter anak perempuan seperti yang dikenal luas masyarakat saat ini.
Kelompok suporter ultras Bayern Munchen mengadopsi simbol budaya tersebut dengan modifikasi yang jauh lebih berani.
Tampilan anak kecil yang memegang piala di satu tangan dan sebatang rokok di mulut membuat simbol sakral kota bertransformasi menjadi karikatur pemberontak khas Munchen.
>>> Rayo Vallecano Bidik Tiket Eropa di Laga Pamungkas Lawan Alaves
Visualisasi yang tidak biasa ini langsung menyebar luas di berbagai platform media sosial. Koreografi tersebut menjadi topik pembahasan utama di kalangan pencinta sepak bola sepanjang malam pertandingan final.
Update Terbaru
Pasokan Air Falls Lake Tetap, Satu Pengguna Didenda Akibat Pelanggaran Air
Rabu / 01-07-2026, 16:15 WIB
Anthropic Rambah Bisnis Obat, Fokus pada Penyakit Terabaikan
Rabu / 01-07-2026, 16:15 WIB
Boy Arnez Banjir Tawaran Klub Luar Negeri Usai Juara AVC Cup 2026
Rabu / 01-07-2026, 16:15 WIB
Toko Buku di Apex Tutup Akibat Kenaikan Sewa 64%, Bisnis Lain Terancam
Rabu / 01-07-2026, 16:15 WIB
Tebak Bintang Netflix dalam Galeri Foto Panas SZA
Rabu / 01-07-2026, 16:14 WIB
Taylor Parker Klaim Korban Minta Bayinya Dikeluarkan
Rabu / 01-07-2026, 16:14 WIB
Golkar Panggil Anggota DPRD Terkait Dugaan Intimidasi Dokter Icha
Rabu / 01-07-2026, 16:14 WIB
Ogah Keluarkan Dekrit Demi Piala Dunia, Presiden Kolombia Mundur Jadi Tuan Rumah
Rabu / 01-07-2026, 16:14 WIB
PDIP Tanggapi Isu Capres Harus Diusung 3 Partai Parlemen
Rabu / 01-07-2026, 16:14 WIB
Ducati Mulai Sadari Ancaman Bagnaia di Musim Depan
Rabu / 01-07-2026, 16:14 WIB
Harvey Weinstein Alami Gagal Jantung di Rikers Island
Rabu / 01-07-2026, 16:10 WIB
Ledakan di Kawasan Industri Candi Semarang Tewaskan Satu Pekerja
Rabu / 01-07-2026, 16:10 WIB
Polisi Blokir Lima Rekening di Kasus Penipuan Umrah Hanania Travel
Rabu / 01-07-2026, 16:10 WIB
Bukan Messi atau Ronaldo, Legenda Prancis Jagokan Michael Olise Raih Ballon d'Or
Rabu / 01-07-2026, 16:08 WIB






