VfL Wolfsburg Hadapi SC Paderborn di Babak Relegasi Bundesliga
VfL Wolfsburg akan menjamu SC Paderborn dalam leg pertama babak relegasi Bundesliga di Volkswagen Arena pada Kamis, 21 Mei 2026, pukul 20.30 waktu setempat.
Pertandingan ini mempertemukan peringkat ke-16 Bundesliga melawan tim peringkat ketiga 2. Bundesliga.
>>> Barcelona Siapkan Rencana Besar Cari Pengganti Robert Lewandowski
Leg kedua akan digelar di markas Paderborn pada Senin, 25 Mei 2026.
Pelatih Wolfsburg, Dieter Hecking, menjadi sorotan utama. Ia menegaskan fokus penuh skuadnya dan mengesampingkan faktor emosional masa lalunya bersama Paderborn.
"Kami memenangkan relegasi sama seperti Paderborn," kata Hecking.
"Kami harus melihat diri kami sendiri dan tetap pada jalur kami, seperti yang kami lakukan dalam beberapa pekan terakhir."
Sejak mengambil alih tim pada awal Maret, Hecking dinilai berhasil meningkatkan stabilitas performa Wolfsburg. Gelandang senior Christian Eriksen memuji karisma sang pelatih.
"Dia datang dengan karisma dan auranya," ujar Eriksen kepada Sky. Eriksen memimpin tim di lapangan karena kapten Maximilian Arnold cedera.
Eriksen menganggap misi mempertahankan posisi di Bundesliga sangat krusial. "Jika Anda berada di posisi degradasi selama ini, bertahan di liga terasa seperti memenangkan trofi.
>>> VfL Wolfsburg Hadapi Babak Relegasi demi Bertahan di Bundesliga
Tidak ada piala, tapi pasti terasa seperti gelar," katanya.
Wolfsburg memiliki sejarah sukses di babak relegasi pada 2017 dan 2018. Namun, situasi kali ini berbeda karena badai cedera dan sanksi kartu.
Hecking dipastikan kehilangan Patrick Wimmer akibat cedera otot dan Vinicius Souza karena akumulasi kartu kuning kelima. Meski demikian, Wolfsburg tetap diunggulkan.
"Kami menerima tekanan, itu bagian dari pertandingan. Ini tidak akan berjalan otomatis.
Kami harus memberikan performa maksimal di kedua laga untuk bertahan di liga," kata Hecking.
Ia lebih memilih fokus pada kesiapan mental daripada taktik rumit. "Tim harus menerima dinamika pertandingan.
Mentalitas, disiplin, dan intensitas adalah kunci. Anda juga harus bisa menderita dan menunjukkan sikap.
>>> Kisah Rotterdam 1982 Menginspirasi Kesuksesan Aston Villa Raih Trofi Eropa
Nilai pasar? Semua omong kosong, itu tidak penting," tegas Hecking.
Update Terbaru
Ole Romeny Berpotensi Satu Tim dengan Justin Hubner di Fortuna Sittard
Rabu / 01-07-2026, 14:07 WIB
Bek Timnas Indonesia Tim Geypens Dikabarkan Gabung Bali United
Rabu / 01-07-2026, 14:07 WIB
Meksiko Belum Kebobolan, Rekor Apik Berlanjut di Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 14:07 WIB
Kapolri: 278 Ribu Situs Judi Online Diblokir, 1.164 Tersangka
Rabu / 01-07-2026, 14:07 WIB
Penghasilan Pedagang Online Kena Pajak Mulai 1 Agustus 2026
Rabu / 01-07-2026, 14:07 WIB
Pemain RD Kongo Kenal Inggris, Bisa Jadi Petaka
Rabu / 01-07-2026, 14:07 WIB
Acara Musik Korea Tak Lagi Hanya Soal K-Pop
Rabu / 01-07-2026, 14:05 WIB
Kelompok Katolik AS Membangkang Paus Leo XIV, Angkat Uskup Tanpa Restu
Rabu / 01-07-2026, 14:05 WIB
Joao Felix Yakin Portugal Kalahkan Kroasia di Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 14:05 WIB
LeBron James Resmi Tinggalkan Los Angeles Lakers
Rabu / 01-07-2026, 14:01 WIB
Indeks Manufaktur Indonesia Turun ke 46,9 per Juni 2026
Rabu / 01-07-2026, 14:01 WIB
Changan Akui Penjualan Masih 231 Unit, CEO: Bayi Baru Lahir Butuh Proses
Rabu / 01-07-2026, 14:00 WIB
Eks Panglima Militer Israel Gadi Eisenkot Resmi Maju Capres, Siap Tumbangkan Netanyahu
Rabu / 01-07-2026, 14:00 WIB
Prabowo Puji Dapur MBG Polri Terbaik, Diakui Lembaga Dunia
Rabu / 01-07-2026, 14:00 WIB






