Meta PHK 8.000 Karyawan Global demi Efisiensi dan Fokus AI
Meta Platforms Inc. mulai memberitahukan pemutusan hubungan kerja kepada sekitar 8.000 karyawan di seluruh dunia pada Rabu pagi.
Langkah ini diambil untuk memangkas biaya operasional di tengah investasi besar-besaran di sektor kecerdasan buatan (AI).
>>> Kisah Lei Jun: Dari Sebar Brosur di Jalan hingga Jadi Raksasa
Pemangkasan massal ini berdampak pada sekitar 10 persen dari total tenaga kerja perusahaan. Fokus utama pemotongan ada pada tim teknik dan produk.
Gelombang PHK dimulai dari wilayah pusat Asia di Singapura pada pukul 04.00 waktu setempat. Selanjutnya, staf di kawasan Eropa dan Amerika Serikat juga terkena dampak.
Selain pengurangan staf, Meta mengumumkan pengalihan tugas bagi sebagian besar karyawannya.
Sebanyak 7.000 pekerja telah dipindahkan ke tim baru yang berfokus pada inisiatif AI, termasuk pengembangan produk, agen pintar, dan infrastruktur komputasi awan.
Manajemen perusahaan menjelaskan bahwa perubahan struktur ini krusial untuk mempercepat ruang gerak tim operasional dalam kompetisi teknologi.
Langkah ini bertujuan menciptakan organisasi yang lebih efisien dengan hierarki kepemimpinan yang lebih ramping.
"We're now at the stage where many orgs can operate with a flatter structure with smaller teams of pods/cohorts that can move faster and with more ownership," tulis Head of People Meta Janelle Gale.
Pihak manajemen meyakini skema baru tersebut akan meningkatkan output produktivitas sekaligus memberikan kepuasan kerja yang lebih tinggi bagi para staf.
"We believe this will make us more productive and make the work more rewarding," lanjut Janelle Gale.
Perubahan fokus ke arah AI juga memicu reorganisasi teknis di tingkat internal perusahaan.
Beberapa tim baru sengaja dibentuk untuk mengejar ketertinggalan teknologi dari para kompetitor besar di industri digital.
Update Terbaru
LiSA Rilis Vinyl Eksklusif Rayakan 15 Tahun Karier pada 26 Agustus
Minggu / 05-07-2026, 01:43 WIB
Ancelotti Akui Neymar Kecewa Minim Menit Bermain di Piala Dunia 2026
Minggu / 05-07-2026, 01:32 WIB
Polisi Usut Pelemparan Bom Molotov ke Rumah Advokat di Ciracas
Minggu / 05-07-2026, 01:32 WIB
Sand: Raiders of Sophie Tembus 300.000 Penjualan, CEO TinyBuild Bercanda soal AC
Minggu / 05-07-2026, 01:32 WIB
Babak I 16 Besar Piala Dunia: Saibari Cedera, Kanada vs Maroko Imbang
Minggu / 05-07-2026, 01:29 WIB
Street Fighter 6 Season 4 Fokus pada Karakter Baru untuk Menarik Pemain Muda
Minggu / 05-07-2026, 01:28 WIB
Cyberpunk 2077 Tembus 40 Juta Kopi Terjual, CD Projekt Red Puji Dukungan Jangka Panjang
Minggu / 05-07-2026, 01:28 WIB
Square Enix Akui Kebiasaan Mengumumkan Game Terlalu Dini, Ubah Strategi Pemasaran
Minggu / 05-07-2026, 01:28 WIB
Masa Depan Final Fantasy 14 Mobile Makin Tidak Pasti, Situs Resmi Offline Berminggu-minggu
Minggu / 05-07-2026, 01:28 WIB
Film Plastik Ini Hancurkan Virus Hanya dengan Sentuhan, Kata Ahli Ini Pengubah Permainan
Minggu / 05-07-2026, 01:28 WIB
Kesehatan Otak di Usia 11 Tahun Bisa Ungkap Risiko Demensia di Usia 70
Minggu / 05-07-2026, 01:28 WIB
Houston Hadapi Peringatan Panas Ekstrem saat Akhir Pekan Empat Juli
Minggu / 05-07-2026, 01:27 WIB
Pittsburgh Perketat Keamanan Perayaan 250 Tahun Kemerdekaan AS
Minggu / 05-07-2026, 01:27 WIB
Linda Noskova Kalahkan Sorana Cirstea di Babak Ketiga Wimbledon
Minggu / 05-07-2026, 01:22 WIB







