Empat Kunci Meraih Kebahagiaan Dunia dan Akhirat dalam Khutbah Jumat, 10 April 2026

Empat Kunci Meraih Kebahagiaan Dunia dan Akhirat dalam Khutbah Jumat, 10 April 2026

masjid-pixabay-

Keinginan meraih kebahagiaan di dunia sekaligus keselamatan di akhirat merupakan cita-cita setiap manusia. Namun kebahagiaan tidak hadir begitu saja. Dalam ajaran Islam, kebahagiaan harus diupayakan melalui keimanan, ketaatan kepada Allah, serta menjalani kehidupan dengan prinsip yang diridhai-Nya.

Pada kesempatan khutbah Jumat ini, khatib mengingatkan diri sendiri dan jamaah untuk terus meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Ketakwaan menjadi kunci utama keselamatan hidup manusia.



Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا اتَّقُوْا اللّٰهَ حَقَّ تُقٰىتِهٖ وَلَا تَمُوْتُنَّ اِلَّا وَاَنْتُمْ مُّسْلِمُوْنَ

Artinya: Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dengan sebenar-benar takwa kepada-Nya dan janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan muslim (QS. Ali Imran [3]: 102).


Dalam keseharian, umat Islam kerap memanjatkan doa yang memohon kebaikan di dua kehidupan sekaligus.

رَبَّنا آتِنَا فِي الدُّنْيا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Artinya: Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat serta lindungilah kami dari siksa neraka.

Pertanyaannya kemudian, bagaimana cara menggapai kehidupan yang baik dan penuh kebahagiaan? Al-Qur’an memberikan petunjuk bahwa kehidupan yang baik diberikan kepada orang yang beriman dan beramal saleh.

Allah SWT berfirman:

مَنْ عَمِلَ صَالِحًا مِّنْ ذَكَرٍ اَوْ اُنْثٰى وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَنُحْيِيَنَّهٗ حَيٰوةً طَيِّبَةًۚ وَلَنَجْزِيَنَّهُمْ اَجْرَهُمْ بِاَحْسَنِ مَا كَانُوْا يَعْمَلُوْنَ

Artinya: Barang siapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka Kami pasti akan memberinya kehidupan yang baik dan Kami akan memberi balasan dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan (QS. An-Nahl: 97).

Empat Tanda Kehidupan Bahagia

Ulama tafsir Imam al-Qurtubi menjelaskan bahwa terdapat sejumlah tanda yang menunjukkan seseorang memperoleh kehidupan yang baik dan penuh keberkahan.

1. Rezeki yang Halal

Rezeki yang diperoleh dengan cara halal membawa keberkahan dalam kehidupan. Harta yang bersih dari hal yang dilarang akan memudahkan urusan, menghadirkan ketenangan dalam keluarga, serta mendorong semangat dalam beribadah.

Dalam kehidupan sehari-hari, sering dijumpai keluarga sederhana yang hidup dengan keterbatasan, namun karena rezekinya halal, kehidupan mereka tetap terasa cukup dan penuh berkah.

2. Memiliki Sifat Qanaah

Qanaah berarti merasa cukup dan ridha terhadap apa yang Allah berikan. Sifat ini menjauhkan seseorang dari keserakahan dan rasa tidak puas yang dapat menghilangkan kebahagiaan.

Nabi Muhammad SAW bersabda:

قَدْ أَفْلَحَ مَنْ أَسْلَمَ، وَرُزِقَ كَفَافًا، وَقَنَّعَهُ اللهُ بِمَا آتَاهُ

Artinya: Sungguh beruntung orang yang masuk Islam, diberi rezeki secukupnya, dan Allah menjadikannya merasa cukup dengan apa yang diberikan kepadanya (HR. Muslim).

Rasulullah juga mengajarkan agar seseorang melihat kepada orang yang berada di bawahnya dalam urusan dunia, sehingga ia tidak meremehkan nikmat yang telah Allah berikan.

Baca juga: Harga emas di Pegadaian naik pada perdagangan Rabu, 8 April 2026


Berita Lainnya