Review GAC Aion Y Plus 2026: Kabin Super Lega dan Nyaman, Tapi Ada Catatan Penting
Gac-Instagram-
Suspensi Lembut untuk Kenyamanan Kota
Karakter berkendara Aion Y Plus dirancang untuk memberikan kenyamanan maksimal. Suspensi yang disetel cukup lembut mampu meredam permukaan jalan yang tidak rata dengan baik.
Karakter tersebut sangat cocok untuk kondisi jalan perkotaan di Indonesia yang sering kali tidak sempurna.
Namun setelan suspensi yang terlalu empuk juga membawa konsekuensi. Saat mobil melaju dalam kecepatan tinggi atau bermanuver di tikungan, gejala body roll terasa cukup jelas sehingga mobil tidak terasa terlalu stabil.
Teknologi Modern dengan Interior Serba Digital
Di sektor fitur, Aion Y Plus sudah dibekali teknologi yang tergolong lengkap. Pada varian Premium, mobil ini sudah dilengkapi berbagai fitur ADAS untuk meningkatkan keselamatan berkendara.
- Adaptive Cruise Control
- Automatic Emergency Braking
- Beragam sistem bantuan pengemudi lainnya
Meski demikian, pendekatan interior yang sangat digital menjadi catatan tersendiri. Hampir seluruh pengaturan kendaraan, termasuk sistem pendingin udara dan spion, dilakukan melalui layar sentuh.
Minimnya tombol fisik membuat sebagian pengguna merasa pengoperasian kurang praktis saat mobil sedang berjalan.
Dari sisi ergonomi, ada pula kekurangan pada pengaturan setir. Lingkar kemudi hanya mendukung pengaturan tilt tanpa fitur telescopic, sehingga beberapa pengemudi mungkin kesulitan menemukan posisi duduk yang benar-benar ideal.
Desain Unik dan Posisi di Pasar
Secara desain, Aion Y Plus mengusung konsep yang sering disebut sebagai tall wagon atau perpaduan MPV dengan crossover. Bentuk ini membuat tampilannya terlihat unik dan cukup futuristik.
Namun desain tersebut juga memunculkan pendapat berbeda. Sebagian orang menyukai tampilannya yang simpel, sementara yang lain menilai bentuknya kurang gagah dibanding SUV listrik lain di kelasnya.
Untuk pasar Indonesia, mobil ini dipasarkan dengan harga sekitar Rp419 juta untuk varian Exclusive dan Rp479 juta pada varian Premium.
Harga tersebut menempatkan Aion Y Plus berhadapan langsung dengan beberapa pemain lain di segmen yang sama seperti BYD Atto 3 dan Chery Omoda E5.
Faktor Brand dan Teknologi Baterai
Satu faktor yang masih sering menjadi pertimbangan calon pembeli adalah tingkat pengenalan merek. Nama Aion masih relatif baru di Indonesia sehingga sebagian konsumen masih mempertanyakan jaringan layanan purna jual serta nilai jual kembali.
Meski begitu, mobil ini membawa teknologi baterai yang disebut Magazine Battery. Teknologi tersebut diklaim memiliki standar keamanan tinggi, terutama dalam meminimalkan risiko kebakaran pada baterai kendaraan listrik.
Kesimpulan
Secara keseluruhan, GAC Aion Y Plus menonjol sebagai mobil listrik yang mengedepankan kenyamanan dan kepraktisan. Kabin luas, suspensi lembut, serta interior fleksibel membuatnya sangat cocok digunakan sebagai kendaraan keluarga.
Namun mobil ini bukan pilihan utama bagi pengemudi yang mengutamakan performa sporty, desain agresif, atau sensasi akselerasi instan khas mobil listrik.