Apa Nama IG Franka Hendra Sukma, Dosen Mana? Ramai Dibahas di Media Sosial Ini Kronologi Dugaan Kasus di KRL
profil biodata--
Pembahasan mengenai sosok Franka Hendra Sukma ramai muncul di media sosial setelah beredar cerita dugaan pelecehan yang terjadi di dalam kereta rel listrik (KRL). Nama yang disebut sebagai dosen di Universitas Pamulang tersebut menjadi sorotan setelah unggahan seorang pengguna internet viral.
Cerita yang dibagikan korban memicu berbagai tanggapan dari warganet. Selain membahas kronologi kejadian, banyak pengguna media sosial juga menelusuri identitas sosok yang disebut dalam unggahan tersebut.
Awal Mula Kasus Viral di Media Sosial
Peristiwa ini mulai dikenal publik setelah seorang pengguna media sosial membagikan pengalamannya melalui Threads pada 15 Maret 2026. Dalam unggahan tersebut, korban menceritakan dugaan tindakan tidak pantas yang dialaminya saat berada di dalam kereta.
Korban menyebut bahwa orang yang diduga melakukan tindakan tersebut merupakan dosen dari jurusan Teknik Industri di Universitas Pamulang.
Ia juga menyampaikan peringatan kepada pengguna transportasi umum agar lebih berhati-hati ketika berada di kereta yang padat penumpang.
Kejadian Terjadi Saat Kereta Padat
Berdasarkan cerita korban, kejadian berlangsung ketika ia menaiki kereta terakhir menuju arah Nambo dari Stasiun Tebet sekitar pukul 20.37 WIB.
Pada saat itu kondisi gerbong sangat penuh sehingga ruang gerak penumpang menjadi terbatas.
Korban menjelaskan bahwa ia sedang berdiri sambil berbicara dengan temannya ketika dugaan tindakan pelecehan terjadi.
Peristiwa tersebut disebut berlangsung saat kereta berada di antara Stasiun Universitas Pancasila dan Stasiun Universitas Indonesia sekitar pukul 21.00 WIB.
Dalam unggahannya, korban menuliskan: “Pelaku memegang belakang tas itu sambil meraba kemaluan saya dan tidak lama kemudian pelaku mengelus kemaluan sebanyak dua kali.”
Korban Meminta Bantuan Penumpang dan Petugas
Setelah menyadari tindakan tersebut, korban langsung bereaksi dengan menepuk tangan pelaku dan berteriak meminta pertolongan.
Teman korban yang berada di dekatnya juga ikut berteriak memanggil petugas KRL yang sedang bertugas di dalam kereta.
“Tanpa pikir panjang saya langsung menepuk lengan kiri pelaku dan berteriak ‘pelecehan’. Teman saya juga berteriak ‘pak tolong pak pelecehan’ sehingga petugas KRL menghampiri kami,” tulis korban.
Petugas kemudian menghentikan perjalanan di stasiun berikutnya dan mengamankan orang yang disebut dalam laporan tersebut untuk dimintai keterangan.
Akun Instagram Ikut Menjadi Perhatian
Setelah kisah tersebut menyebar luas di media sosial, sejumlah warganet mulai mencari informasi mengenai identitas orang yang disebut dalam unggahan korban.
Salah satu akun Instagram dengan nama pengguna @frankahendra ikut menjadi perhatian karena diduga berkaitan dengan sosok yang disebut.
Akun tersebut diketahui memiliki ratusan unggahan serta tautan menuju halaman Google Scholar yang memuat sejumlah publikasi ilmiah.
Sejak kasus ini viral, kolom komentar di beberapa unggahan akun tersebut dipenuhi tanggapan dari pengguna internet.
Respons Warganet
Kasus ini memicu berbagai reaksi dari pengguna media sosial. Banyak warganet yang mengecam dugaan tindakan tersebut.
Di sisi lain, sebagian pengguna juga memberikan dukungan kepada korban karena dinilai berani melaporkan kejadian tersebut kepada petugas.
Korban juga membagikan dua video yang memperlihatkan situasi setelah orang yang disebut dalam laporan tersebut diamankan oleh petugas. Unggahan tersebut membuat kasus ini semakin luas diperbincangkan di internet.