Hubungan antara perempuan dan remaja laki-laki yang muncul dalam rekaman juga belum pernah dikonfirmasi secara jelas.

Sejumlah pengguna internet bahkan menduga bahwa video tersebut kemungkinan hanya konten yang dibuat untuk menarik perhatian publik.

Pengguna Internet Diminta Waspada

Di tengah ramainya pencarian video tersebut, berbagai tautan yang mengklaim berisi rekaman lengkap mulai beredar di internet.

Pengguna media sosial diingatkan agar berhati-hati karena sebagian link tersebut berpotensi mengarah ke situs berbahaya.

  • Halaman phishing yang mencoba mencuri data pribadi
  • Situs yang menyebarkan malware
  • Shortlink yang dapat mengambil informasi akun
  • Halaman spam berisi iklan menyesatkan

Risiko Hukum Penyebaran Konten

Penyebaran konten yang dianggap melanggar norma kesusilaan juga dapat menimbulkan konsekuensi hukum.

Dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, distribusi konten yang melanggar norma kesusilaan dapat dikenakan sanksi pidana.

Karena itu masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati dan tidak sembarangan membagikan konten viral yang belum jelas kebenarannya.