close ads x

Keutamaan Sepuluh Hari Terakhir Ramadhan 1447 H dalam Khutbah Jumat 13 Maret 2026

Keutamaan Sepuluh Hari Terakhir Ramadhan 1447 H dalam Khutbah Jumat 13 Maret 2026

masjid-pixabay-

Sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan merupakan fase paling istimewa bagi umat Islam. Pada masa ini, kaum Muslim dianjurkan meningkatkan ibadah, memperbanyak doa, membaca Al-Qur’an, serta menghidupkan malam dengan berbagai amal kebaikan.

Momentum tersebut diyakini sarat keberkahan karena di dalamnya terdapat malam yang nilainya lebih baik daripada seribu bulan. Oleh sebab itu, setiap Muslim dianjurkan memanfaatkan sisa Ramadhan dengan kesungguhan dalam beribadah.

Teladan Rasulullah pada Akhir Ramadhan



Rasulullah SAW memberikan contoh nyata tentang kesungguhan beribadah pada sepuluh hari terakhir Ramadhan. Beliau meningkatkan intensitas ibadah melebihi hari-hari sebelumnya.

Dalam riwayat Aisyah RA disebutkan bahwa Nabi Muhammad SAW bersungguh-sungguh beribadah pada sepuluh malam terakhir Ramadhan dengan kesungguhan yang tidak dilakukan pada waktu lainnya.

Pada periode tersebut, Rasulullah juga menghidupkan malam dengan ibadah serta membangunkan anggota keluarganya agar turut meramaikan malam Ramadhan dengan ketaatan kepada Allah SWT.

Ajakan Meningkatkan Ketakwaan


Dalam khutbah ini, jamaah diingatkan agar senantiasa meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. Ketakwaan diwujudkan dengan melaksanakan perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya.

Takwa menjadi bekal terbaik bagi manusia, baik untuk menjalani kehidupan di dunia maupun sebagai persiapan menghadapi kehidupan akhirat yang kekal.

Keutamaan Bulan Ramadhan

Ramadhan merupakan bulan yang dipenuhi limpahan pahala bagi orang-orang yang menjalankan ibadah puasa. Banyak kemuliaan disediakan bagi umat Islam yang memanfaatkan bulan ini dengan amal saleh.

  • Tidur orang yang berpuasa dinilai sebagai ibadah
  • Diamnya dihitung sebagai zikir
  • Doa-doanya mudah dikabulkan
  • Dosa-dosa diampuni
  • Pintu surga dibuka dan pintu neraka ditutup
  • Setan-setan dibelenggu

Berbagai keutamaan tersebut menjadi dorongan bagi umat Islam untuk memperbanyak amal kebaikan selama Ramadhan.

Malam Lailatul Qadar

Salah satu keistimewaan terbesar pada sepuluh hari terakhir Ramadhan adalah hadirnya Lailatul Qadar. Malam tersebut diyakini turun pada malam-malam ganjil di akhir Ramadhan.

Lailatul Qadar merupakan malam yang lebih baik daripada seribu bulan. Karena itu, umat Islam dianjurkan menghidupkan malam-malam tersebut dengan ibadah, doa, dan zikir.

Nabi Muhammad SAW juga menjauhi hubungan suami istri pada periode ini agar lebih fokus mendekatkan diri kepada Allah SWT serta memaksimalkan ibadah.

Prioritas Kehidupan Akhirat

Khutbah ini juga mengingatkan bahwa banyak manusia lebih mengutamakan kehidupan dunia yang bersifat sementara. Padahal kehidupan akhirat jauh lebih baik dan kekal.

Al-Qur’an menegaskan bahwa manusia sering memilih kehidupan dunia, sementara kehidupan akhirat lebih utama dan abadi.

Karena itu, Ramadhan menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk memperbanyak bekal amal saleh sebagai persiapan menghadapi kehidupan setelah kematian.

Baca juga: Nonton Series Thailand Girl From Nowhere: The Reset Episode 1: The Downfall of Bullies Sub Indo di Netflix Bukan LK21

TAG:
Sumber:

Berita Lainnya