Kronologi Video Dea Store Meulaboh Viral, Bos dan Karyawati Dibawa ke Polisi Syariah
Video Viral--
Kasus yang melibatkan konter ponsel Dea Store di Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, menjadi perhatian publik setelah rekaman penggerebekan yang terjadi di lokasi tersebut beredar luas di media sosial.
Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat dini hari, 27 Februari 2026, menjelang waktu sahur. Video yang beredar menampilkan suasana setelah warga mendatangi sebuah konter smartphone yang telah tutup.
Insiden itu melibatkan seorang pria yang diketahui sebagai pemilik toko serta seorang perempuan muda yang bekerja sebagai karyawati di tempat tersebut.
Warga Curiga dengan Aktivitas di Dalam Konter
Menurut keterangan warga sekitar, kecurigaan muncul karena meski toko telah tutup, masih terlihat aktivitas di dalam konter yang kondisinya gelap.
Sejumlah pemuda kemudian melakukan pengamatan sebelum akhirnya memutuskan untuk mendatangi lokasi.
Setelah pintu dibuka, kedua orang tersebut diketahui berada di dalam ruangan konter yang tertutup.
Kejadian ini kemudian memicu reaksi warga hingga berujung pada penggerebekan yang direkam oleh beberapa orang di lokasi.
Karyawati Digiring Keluar dari Toko
Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat seorang perempuan mengenakan pakaian merah dan kerudung hitam keluar dari konter dengan dikawal warga.
Kerumunan massa tampak memenuhi area sekitar toko sehingga suasana menjadi ramai.
Perempuan tersebut berjalan di tengah warga yang menyaksikan kejadian tersebut.
Dalam salah satu momen, seorang pria di kerumunan terlihat tidak sengaja menyenggol tubuh perempuan tersebut akibat dorongan dari orang lain.
Insiden kecil itu sempat menjadi perhatian warga yang berada di lokasi.
Penanganan Kasus oleh Aparat Syariat
Setelah kejadian tersebut, warga setempat memberikan peringatan kepada pemilik konter terkait peristiwa yang terjadi.
Sementara itu, karyawati yang terlibat diminta untuk tidak lagi bekerja di tempat tersebut.
Kasus tersebut kemudian dilimpahkan kepada aparat Wilayatul Hisbah atau Polisi Syariah Aceh Barat untuk ditangani sesuai ketentuan hukum yang berlaku di daerah tersebut.
Hingga kini identitas lengkap kedua pihak tidak dipublikasikan secara resmi untuk menghindari dampak sosial yang lebih luas.