Tasya Farasya Dihujat Usai Cuitan Viral, Host Konten Halo Kakak Spill Skincare Pilih Mundur
halo kk--
Nama Tasya Farasya kembali menjadi perbincangan hangat di media sosial. Beauty influencer tersebut menuai hujatan warganet setelah cuitannya di platform X viral dan dikaitkan dengan mundurnya host konten “Halo Kakak, Spill Skincare”.
Kontroversi bermula dari unggahan singkat Tasya yang menyebut pernah ditawari bayaran untuk membuat konten dengan format serupa, namun ia menolaknya.
Cuitan Picu Spekulasi
Dalam unggahan yang ramai dibagikan ulang, Tasya menulis bahwa dirinya pernah mendapat tawaran untuk konten “halo kakak, boleh spill skincarenya kak” dengan imbalan tertentu, namun memilih menolak.
Pernyataan tersebut langsung memicu beragam tafsir. Sebagian warganet menilai cuitan itu sebagai sindiran terhadap kreator lain yang menggunakan konsep serupa.
Bunga Sartika Minta Maaf
Tak lama setelah isu berkembang, Bunga Sartika selaku host konten “Halo Kakak, Spill Skincare” menyampaikan klarifikasi melalui akun TikTok pribadinya.
Ia meminta maaf atas kegaduhan yang terjadi dan mengakui ada bagian dari penyampaian kontennya yang mungkin membuat sebagian pihak merasa tidak nyaman.
Bunga menegaskan bahwa sejak awal ia membuat konten dengan tujuan menghibur penonton. Namun ia tetap memahami bahwa dampak yang muncul perlu dipertanggungjawabkan.
Putuskan Mundur dari Posisi Host
Dalam pernyataannya, Bunga mengumumkan keputusan untuk mundur sebagai host. Ia menyebut keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan berbagai masukan dan kondisi yang berkembang.
Bunga juga menyinggung usianya yang masih 19 tahun serta keinginannya untuk belajar menjadi lebih dewasa dalam berkarya.
Reaksi Warganet Terbelah
Keputusan mundur itu justru memunculkan gelombang komentar baru. Sejumlah warganet menilai situasi tidak akan membesar apabila cuitan Tasya tidak viral lebih dulu.
Di sisi lain, ada pula yang berpendapat bahwa klarifikasi dan keputusan mundur merupakan pilihan pribadi Bunga, bukan semata-mata akibat tekanan publik.
Kontroversi di Ruang Digital
Kasus ini kembali memperlihatkan bagaimana satu unggahan singkat di media sosial dapat berkembang menjadi polemik luas. Interaksi antar kreator, persepsi publik, serta cepatnya penyebaran informasi membuat dinamika digital kerap sulit dikendalikan.
Hingga kini, baik Tasya Farasya maupun Bunga Sartika belum memberikan pernyataan lanjutan terkait perkembangan situasi tersebut.