Selain aspek fikih, penguatan akhlak juga menjadi bagian dari ibadah. Salah satu ajaran yang sering disampaikan adalah mudarah, yakni bersikap lembut, menebar senyum, dan bertutur halus saat menghadapi orang yang berperilaku buruk.

Di sisi lain, pengingat tentang ukhuwah islamiyah juga kerap ditekankan, agar hubungan antar sesama tetap terjaga dan kehidupan bermasyarakat berlangsung rukun.

Doa Berbuka Puasa

Ketika Maghrib tiba, umat Islam dianjurkan menyegerakan berbuka dan membaca doa berikut:

اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ ذَهَبَ الظَّمَأُ، وَابْتَلَّتِ العُرُوقُ، وَثَبَتَ الأَجْرُ إِن شَاءَ اللهُ

Latin: Allahumma laka shumtu wa bika aamantu wa ‘ala rizqika aftortu. Dzahabazh zhama’u, wabtallatil ‘uruqu, wa tsabatal ajru, insyaa Allah.

Artinya: “Ya Allah, kepada-Mu aku berpuasa dan kepada-Mu aku berbuka. Telah hilang dahaga, urat-urat telah basah dan pahala telah ditetapkan, insya Allah.”

Bagian “dzahabazh zhama’u” dan seterusnya menandai bahwa seseorang telah berbuka atau membatalkan puasanya.

Ide Menu Berbuka dan Sahur

Menu berbuka sebaiknya dipilih yang bernutrisi dan tidak berlebihan gula. Takjil kekinian bisa menjadi pilihan selama tetap memperhatikan keseimbangan gizi, termasuk serat, vitamin, dan mineral.

Untuk hidangan berkuah, sop iga sapi kerap dipilih sebagai menu berbuka maupun sahur. Makanan berkuah dan berserat membantu tubuh tetap terhidrasi serta menjaga rasa kenyang lebih lama.