close ads x

Doa Berbuka Puasa Ramadhan Sesuai Sunnah Rasulullah SAW dan Keutamaannya

Doa Berbuka Puasa Ramadhan Sesuai Sunnah Rasulullah SAW dan Keutamaannya

puasa-pixabay-

Waktu berbuka puasa menjadi salah satu momen paling istimewa di bulan Ramadhan. Setelah seharian menahan lapar dan dahaga, umat Islam dianjurkan untuk memanjatkan doa sebelum menyantap hidangan.

Berbuka bukan sekadar mengakhiri puasa, tetapi juga waktu yang diyakini sebagai saat mustajab untuk berdoa. Karena itu, penting memahami bacaan doa berbuka puasa Ramadhan yang sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW.

Bacaan Doa Berbuka Puasa yang Shahih



Terdapat beberapa doa berbuka puasa yang diriwayatkan dalam hadis. Salah satu yang paling dikenal adalah:

Allahumma laka shumtu wa bika aamantu wa ‘ala rizq-ika aftartu

Artinya: “Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka.”
(HR. Abu Dawud, no. 2358)


Doa lain yang juga diriwayatkan secara shahih berbunyi:

Dzahaba zhama’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru insyaAllah

Artinya: “Telah hilang dahaga, urat-urat telah basah, dan telah tetap pahala, insyaAllah.”
(HR. Abu Dawud, no. 2357)

Dalam kitab Al-Adzkar, Imam Nawawi menjelaskan bahwa membaca doa saat berbuka termasuk amalan yang sangat dianjurkan sebagai bentuk syukur kepada Allah SWT.

Keutamaan Doa Saat Berbuka

Rasulullah SAW menyebutkan bahwa orang yang berpuasa memiliki doa yang tidak tertolak ketika berbuka. Hal ini diriwayatkan dalam hadis yang tercantum dalam Sunan Tirmidzi (no. 2525).

Selain sebagai waktu mustajab, berbuka puasa juga menjadi momen untuk menyadari bahwa kekuatan menahan diri sepanjang hari berasal dari Allah SWT. Dengan berdoa, seorang Muslim mengakui ketergantungannya kepada Sang Pemberi rezeki.

Riwayat lain dalam Sunan Ibnu Majah juga menyebutkan bahwa waktu berbuka termasuk saat yang dianjurkan untuk memperbanyak doa. Karena itu, selain membaca doa yang dicontohkan Nabi, umat Islam dianjurkan memohon ampunan dan kebaikan lainnya.

Adab Berbuka Puasa Sesuai Sunnah

  • Menyegerakan berbuka setelah matahari terbenam. Rasulullah SAW bersabda, “Umatku akan tetap berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka.” (HR. Bukhari, no. 1957).
  • Berbuka dengan kurma atau air, sebagaimana kebiasaan Rasulullah SAW sebelum melaksanakan salat Maghrib.
  • Membaca doa sebelum makan sebagai bentuk syukur.
  • Memperbanyak doa untuk diri sendiri dan orang lain.
  • Tidak berlebihan dalam makan dan minum agar tubuh tetap sehat untuk menjalankan ibadah malam.

Dengan memahami doa dan adab berbuka puasa Ramadhan yang benar, ibadah yang dijalankan menjadi lebih sempurna. Semoga setiap doa yang dipanjatkan saat berbuka menjadi sebab turunnya ampunan dan keberkahan dari Allah SWT.

Sumber:

BERITA TERKAIT

Berita Lainnya