Bigmo Anak Siapa? Ferry Irwandi Dikritik usai Undang Bigmo, Publik Soroti Latar Belakang Keluarganya
Ferry-Instagram-
Nama Ferry Irwandi menjadi sorotan publik setelah mengundang Bigmo dalam podcast bertajuk Devil’s Advocate yang tayang di kanal YouTube miliknya pada 15 Februari 2026.
Konten tersebut memicu perdebatan di media sosial, terutama di X, karena Bigmo diketahui merupakan putra terpidana kasus korupsi.
Konten Podcast Jadi Perbincangan
Dalam episode tersebut, Ferry dan Bigmo membahas berbagai topik, mulai dari manajemen tim, filosofi konten, dinamika keluarga, hingga ambisi politik.
Salah satu pernyataan Ferry yang menyebut bahwa kesalahan orang tua tidak otomatis melekat pada anak memicu beragam reaksi warganet.
Sejumlah akun di X menyayangkan langkah Ferry karena dinilai memberi ruang bagi sosok yang dianggap kontroversial.
Reaksi Warganet Terbelah
Beberapa netizen menyebut keputusan tersebut membuat mereka kehilangan respek terhadap Ferry.
Namun ada pula yang menilai podcast itu bisa menjadi ruang diskusi untuk menunjukkan bahwa anak tidak selalu bertanggung jawab atas perbuatan orang tuanya.
Perdebatan pun berkembang, baik yang mengkritik maupun membela keputusan tersebut.
Bigmo Anak Siapa?
Bigmo memiliki nama asli Muhammad Jannah. Ia dikenal sebagai konten kreator dengan gaya bicara ceplas-ceplos dan kerap memancing kontroversi.
Ia merupakan putra Mohammad Nashihan, yang tercatat sebagai terpidana kasus korupsi dan tindak pidana pencucian uang.
Berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Tanjung Pinang nomor 11/Pid.Sus-TPK/2018/PN Tpg pada 2018, Mohammad Nashihan dijatuhi hukuman penjara 10 tahun 6 bulan serta denda Rp600 juta. Perkara tersebut berkaitan dengan korupsi dana asuransi kesehatan dan Jaminan Hari Tua di lingkungan Pemerintah Kota Batam, dengan kerugian negara sekitar Rp55 miliar.
Profil Singkat Bigmo
- Nama Lengkap: Muhammad Jannah
- Nama Panggung: Bigmo
- Nama Ayah: Mohammad Nashihan
- Tanggal Lahir: 2 Juli 2002
- Pekerjaan: YouTuber dan konten kreator
Bigmo memiliki ratusan ribu pengikut di Instagram, YouTube, dan TikTok. Ia dikenal lewat gaya konten yang spontan dan kerap memancing reaksi publik.
Belum Ada Pernyataan Lanjutan
Hingga kini belum ada klarifikasi lanjutan dari Ferry Irwandi terkait kritik yang muncul.
Perdebatan di media sosial masih berlangsung, memperlihatkan bagaimana kolaborasi konten dapat memicu diskusi luas tentang moralitas, tanggung jawab, dan batas antara ruang publik serta latar belakang pribadi.