BEI Ungkap Pemilik Manfaat JIHD, Aguan dan Tomy Winata di Balik Emiten SCBD
Jakarta — PT Jakarta International Hotels & Development Tbk. (JIHD) mengungkapkan dua nama yang tercatat sebagai pemilik manfaat akhir perseroan, yakni Sugianto Kusuma atau Aguan dan Tomy Winata.
Informasi tersebut disampaikan dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) sebagai respons atas permintaan penjelasan terkait Pemilik Manfaat tingkat perorangan.
Penjelasan Perseroan ke BEI
Direktur sekaligus Corporate Secretary JIHD, Hendi Lukman, menjelaskan bahwa sebelumnya perseroan mencantumkan PT Kresna Aji Sembada sebagai pemegang saham di atas 25%.
Berdasarkan data dan dokumen yang dimiliki perusahaan saat itu, tidak terdapat pemegang saham individu yang secara langsung maupun tidak langsung menguasai lebih dari 25% saham. Karena itu, pada pelaporan sebelumnya tidak teridentifikasi pemilik manfaat dalam bentuk perorangan.
Namun merujuk pada ketentuan 1.5 Peraturan Bursa Nomor I-E serta Pasal 1 angka 2 Perpres Nomor 13 Tahun 2018 tentang Penerapan Prinsip Mengenali Pemilik Manfaat dari Korporasi, definisi pemilik manfaat tidak semata dilihat dari porsi saham.
Regulasi tersebut mencakup individu yang memiliki kewenangan menunjuk atau memberhentikan direksi dan komisaris, mengendalikan korporasi, serta berhak atas manfaat baik secara langsung maupun tidak langsung.
“Maka berdasarkan ketentuan yang tercantum dalam nomor 4, Pemilik Manfaat dari Perseroan adalah Sugianto Kusuma dan Tomy Winata,” ujar Hendi dalam keterbukaan informasi yang dikutip Kamis (12/2/2026).
Perseroan menyatakan komitmen untuk menyesuaikan dan melengkapi pengungkapan pemilik manfaat sesuai ketentuan yang berlaku.
Profil Singkat JIHD
Jakarta International Hotels & Development berdiri pada November 1969 dan mulai beroperasi secara komersial pada Maret 1974 dengan pembukaan Hotel Borobudur Inter-Continental.
JIHD bergerak di sektor properti dan perhotelan dengan pengalaman lebih dari empat dekade. Bersama entitas anak, perusahaan beroperasi di empat segmen usaha, yaitu real estat, jasa konstruksi, jasa telekomunikasi, dan manajemen perhotelan.
Perusahaan ini mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada 1984 dan menjadi salah satu dari 24 emiten pertama yang melantai di bursa domestik.
Berdasarkan laporan kepemilikan saham terkini, Tomy Winata tercatat sebagai salah satu pemegang saham mayoritas dengan kepemilikan 306,24 juta saham atau setara 13,15% dari total saham beredar.
Update Terbaru
Bupati Bogor Lepas 271 Jamaah Haji Kloter 21 di Masjid Nurul Wathon
Sabtu / 16-05-2026, 04:05 WIB
Jadwal Mega Bollywood Paling Yahud 17 – 24 Mei 2026
Sabtu / 16-05-2026, 04:00 WIB
Chery Siap Luncurkan Mobil Listrik Q di Indonesia pada 18 Mei 2026
Sabtu / 16-05-2026, 03:41 WIB
Jawa Tengah Perkuat Kolaborasi Ekonomi Sirkular Berbasis Masyarakat
Sabtu / 16-05-2026, 03:22 WIB
BYD Indonesia Luncurkan Varian Baru Atto 1 STD, Harga Mulai Rp199 Juta
Sabtu / 16-05-2026, 03:20 WIB
Google Perbarui Android Auto dengan Integrasi AI Gemini pada 2026
Sabtu / 16-05-2026, 03:20 WIB
Review Suzuki Satria Pro: Bebek Sport Modern dengan Fitur Konektivitas
Sabtu / 16-05-2026, 03:17 WIB
Potensi Pendapatan Game Penghasil Saldo DANA Tembus Rp545.000 Per Hari
Sabtu / 16-05-2026, 03:16 WIB
Penjualan Honda di China Anjlok 48 Persen pada April 2026
Sabtu / 16-05-2026, 03:14 WIB
Pemprov DKI Gelar Jakarta Job Fair 2026 di Jakarta Utara, Buka Ribuan Lowongan
Sabtu / 16-05-2026, 03:09 WIB
Kemensos Perbarui Data Penerima Bansos Mei 2026, 11 Ribu KPM Dicoret
Sabtu / 16-05-2026, 03:08 WIB
Jadwal Tayang Classroom of the Elite Season 4 Episode 6 dan Sinopsis Terbaru
Sabtu / 16-05-2026, 02:51 WIB
Hugh Jackman Bintangi The Sheep Detectives, Tayang di Bioskop Indonesia 15 Mei 2026
Sabtu / 16-05-2026, 02:40 WIB






