Jejak Karier Friderica Widyasari Dewi, dari Bintang Sinetron hingga Pucuk Pimpinan OJK

Jejak Karier Friderica Widyasari Dewi, dari Bintang Sinetron hingga Pucuk Pimpinan OJK

Friderica Widyasari Dewi--

Nama Friderica Widyasari Dewi kembali menjadi sorotan publik setelah ditunjuk sebagai pejabat pengganti Ketua dan Wakil Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan.

Penunjukan tersebut dilakukan dalam Rapat Dewan Komisioner OJK pada Sabtu, 31 Januari 2026, menyusul pengunduran diri Mahendra Siregar dan Mirza Adityaswara.



Dalam keputusan rapat itu, Friderica dipercaya menjalankan tugas strategis sebagai Anggota Dewan Komisioner Pengganti Ketua dan Wakil Ketua OJK.

Pergantian ini terjadi di tengah dinamika internal lembaga, setelah empat pejabat tinggi OJK mengundurkan diri secara bersamaan pada 30 Januari 2026.

Posisi Strategis di OJK

Saat ini, Friderica Widyasari Dewi menjabat sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK.


Ia juga tercatat sebagai Anggota Dewan Komisioner OJK untuk periode 2022–2027.

Penunjukan sebagai pejabat pengganti pimpinan OJK menambah panjang daftar tanggung jawab yang diembannya di sektor jasa keuangan nasional.

Dari Dunia Hiburan ke Dunia Keuangan

Bagi generasi 1990-an, sosok Friderica Widyasari Dewi atau yang akrab disapa Kiki Widyasari bukan nama asing.

Sebelum dikenal sebagai pejabat tinggi di sektor keuangan, ia lebih dulu menapaki karier di dunia hiburan.

Kiki mengawali kiprah publiknya setelah menyandang gelar Putri Ayu Yogyakarta pada 1995, setelah sebelumnya dinobatkan sebagai Diajeng Yogyakarta.

Dari ajang tersebut, ia masuk ke dunia sinetron dan membintangi sejumlah judul populer.

Namanya melambung saat memerankan tokoh Dewi Setyawati dalam sinetron laga Angling Darma, yang kala itu menjadi tontonan favorit masyarakat.

Peran tersebut membuatnya dikenal luas sebagai salah satu aktris papan atas di masanya.

Berpindah Haluan dan Menata Karier Baru

Di puncak popularitas, Kiki memilih meninggalkan dunia hiburan dan beralih ke bidang yang sama sekali berbeda.

Perempuan kelahiran 28 November 1975 itu memutuskan menekuni dunia bisnis dan keuangan.

Langkah tersebut menjadi titik balik penting dalam perjalanan hidupnya.

Ia tidak hanya berhasil beradaptasi, tetapi juga menorehkan karier gemilang di sektor pasar modal dan jasa keuangan.

Latar Belakang Pendidikan

Kiki Widyasari menyelesaikan pendidikan sarjana ekonomi di Universitas Gadjah Mada pada 2001.

Ia kemudian melanjutkan studi magister di bidang keuangan dengan gelar Master of Business Administration di California State University, Fresno, Amerika Serikat, pada 2004.

Pendidikan akademiknya dilengkapi dengan gelar doktor dari Universitas Gadjah Mada yang diraih pada 2019 dengan predikat cumlaude.

Karier Panjang di Pasar Modal

Setelah menyelesaikan studi di luar negeri, Kiki kembali ke Indonesia dan sempat menjadi dosen tamu di sejumlah perguruan tinggi.

Pada 2008, ia bergabung sebagai Staf Khusus Menteri Keuangan Republik Indonesia.

Kariernya kemudian berkembang pesat di Bursa Efek Indonesia.

Ia mengabdi di BEI selama hampir satu dekade, dengan jabatan terakhir sebagai Kepala Divisi Komunikasi Perusahaan.

Selain itu, ia juga pernah menjabat Sekretaris Perusahaan dan Direktur Pengembangan di lembaga tersebut.

Pada 2015, Kiki dipercaya menjadi Direktur di Kustodian Sentral Efek Indonesia.

Kariernya terus menanjak hingga akhirnya menjabat Direktur Utama KSEI pada periode 2016–2019.

Setelah itu, ia memimpin BRI Danareksa Sekuritas sebagai Direktur Utama pada 2020 hingga 2022.

Ia juga mengantongi sertifikasi sebagai Wakil Penjamin Emisi dan Wakil Manajer Investasi.

Aktif di Organisasi Alumni

Selain di OJK, Friderica Widyasari juga aktif di organisasi alumni.

Ia terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat Keluarga Alumni Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM untuk periode 2024–2027.

Penetapan tersebut dilakukan dalam Musyawarah Nasional IV Kafegama pada Mei 2024.

Kehidupan Keluarga

Di sisi lain, kehidupan pribadi Kiki Widyasari juga kerap menjadi perhatian publik.

Ia merupakan istri dari Komjen Pol (Purn) Eddy Hartono, yang saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme.

Suaminya memiliki rekam jejak panjang di kepolisian, termasuk pernah menjabat Kepala Detasemen Khusus 88 Antiteror.

Dengan latar belakang karier yang kuat di sektor publik dan keuangan, Friderica Widyasari Dewi kini menjadi salah satu figur penting dalam peta kepemimpinan OJK.

Sumber:

l3

BERITA TERKAIT

Berita Lainnya