Perbedaan Penghasilan PPPK 2026 Paruh Waktu dan Penuh Waktu, Mana Lebih Besar

Perbedaan Penghasilan PPPK 2026 Paruh Waktu dan Penuh Waktu, Mana Lebih Besar

uang-pixabay-

Pemerintah kembali menegaskan adanya perbedaan skema penghasilan bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja pada tahun 2026. Perbedaan ini terutama terlihat antara PPPK paruh waktu dan PPPK penuh waktu.

Meski sama-sama berstatus aparatur sipil negara, besaran pendapatan yang diterima tidaklah sama. Faktor jam kerja, beban tugas, serta komponen tunjangan menjadi penentu utama perbedaan penghasilan keduanya.



Agar tidak salah persepsi, penting bagi calon pelamar maupun PPPK aktif untuk memahami secara rinci perbedaan gaji dan tunjangan antara dua skema tersebut.

Karakteristik PPPK Penuh Waktu

PPPK penuh waktu bekerja dengan jam kerja standar ASN, yakni 37,5 jam per minggu atau sekitar 7,5 jam per hari selama lima hari kerja. Mereka diangkat melalui kontrak dengan instansi pemerintah dalam jangka waktu tertentu dan dapat diperpanjang berdasarkan evaluasi kinerja.

Dari sisi hak, PPPK penuh waktu hampir setara dengan PNS. Sistem penggajian mengikuti tabel gaji ASN berdasarkan golongan dan masa kerja, serta berhak atas berbagai tunjangan sesuai ketentuan.

Karakteristik PPPK Paruh Waktu


PPPK paruh waktu memiliki jam kerja lebih singkat, rata-rata sekitar 19 hingga 20 jam per minggu atau separuh dari jam kerja normal. Skema ini diterapkan untuk jabatan tertentu yang tidak memerlukan kehadiran penuh.

Kontrak kerja PPPK paruh waktu bersifat lebih fleksibel, baik dari sisi durasi maupun pengaturan hari kerja. Hak keuangan yang diterima pun disesuaikan secara proporsional.

Dasar Hukum Pengaturan PPPK

Pengaturan PPPK paruh waktu dan penuh waktu mengacu pada sejumlah regulasi, di antaranya undang-undang tentang aparatur sipil negara, peraturan pemerintah mengenai manajemen PPPK, serta peraturan dan surat edaran yang diterbitkan oleh instansi terkait.

Perbedaan Jam Kerja dan Basis Gaji

PPPK penuh waktu bekerja 100 persen dari jam kerja normal dan menerima gaji penuh sesuai tabel ASN. Sementara itu, PPPK paruh waktu bekerja sekitar 50 persen jam kerja dan menerima gaji di kisaran 50 hingga 52 persen dari gaji penuh waktu pada golongan yang sama.

Skema Gaji PPPK Penuh Waktu

Gaji pokok PPPK penuh waktu ditetapkan berdasarkan golongan dan masa kerja. Besarannya mengikuti struktur gaji ASN yang berlaku dan dapat mengalami kenaikan berkala.

Untuk tahun 2026, estimasi gaji pokok PPPK penuh waktu berada di kisaran Rp2,3 juta hingga Rp2,9 juta per bulan, tergantung golongan dan latar belakang pendidikan.

Skema Gaji PPPK Paruh Waktu

Gaji PPPK paruh waktu dihitung secara proporsional sesuai jam kerja. Dengan beban kerja sekitar setengah dari penuh waktu, gaji pokok yang diterima juga berada di kisaran setengah dari gaji penuh waktu.

Besaran gaji pokok PPPK paruh waktu berkisar antara Rp1,1 juta hingga Rp1,5 juta per bulan, tergantung golongan dan kebijakan instansi.

Selisih Gaji Pokok

Jika dibandingkan, selisih gaji pokok antara PPPK penuh waktu dan paruh waktu berada di kisaran 50 persen. Untuk lulusan S1 pada golongan tertentu, perbedaannya bisa mencapai lebih dari Rp1 juta per bulan.

Perbedaan Tunjangan

Selain gaji pokok, perbedaan penghasilan juga dipengaruhi oleh tunjangan yang diterima.

PPPK penuh waktu berhak atas tunjangan kinerja, tunjangan profesi bagi jabatan tertentu, tunjangan keluarga, serta tunjangan pangan sesuai kebijakan instansi.

PPPK paruh waktu tetap dapat menerima tunjangan, namun umumnya bersifat proporsional. Tunjangan kinerja biasanya sekitar 50 persen dari penuh waktu, sementara tunjangan keluarga dan pangan tidak selalu diberikan.

Simulasi Total Penghasilan

Dalam simulasi sederhana, total penghasilan PPPK penuh waktu bisa mencapai hampir Rp7 juta per bulan untuk jabatan dan golongan tertentu. Sementara itu, PPPK paruh waktu pada jabatan yang sama memperoleh penghasilan sekitar Rp3,3 juta per bulan.

Selisih penghasilan bulanan dapat mencapai lebih dari Rp3 juta, atau sekitar Rp40 juta dalam setahun.

Kesimpulan

Secara umum, penghasilan PPPK penuh waktu jauh lebih besar dibandingkan PPPK paruh waktu karena jam kerja dan hak tunjangan yang lebih lengkap. Namun, skema paruh waktu tetap menjadi alternatif bagi formasi tertentu dengan kebutuhan kerja yang lebih fleksi

Sumber:

l3

BERITA TERKAIT

Berita Lainnya