Pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), baik edisi lama maupun kartu terbaru terbitan 2025, diminta segera melakukan pengecekan saldo bantuan sosial. Per Minggu, 8 Februari 2026, penyaluran PKH tahap 1 dilaporkan sudah masuk ke rekening Bank Mandiri secara bersamaan.

Kondisi ini sekaligus menjawab keraguan sebagian Keluarga Penerima Manfaat (KPM) terkait keabsahan KKS lama. Hasil pemantauan saldo menunjukkan kartu lama masih berfungsi normal dan tetap digunakan sebagai media pencairan bantuan.

KKS Lama dan Baru Terbukti Aktif Bersamaan

Laporan pengecekan saldo melalui aplikasi perbankan Mandiri menunjukkan bahwa KKS terbitan 2021 dan KKS edisi 2025 sama-sama menerima dana PKH tahap awal tahun ini.

Sejumlah wilayah seperti Bogor dan Ciamis mengonfirmasi saldo masuk tanpa kendala, baik pada kartu lama maupun kartu baru. Hal ini menandakan proses pencocokan data antara pemerintah dan pihak perbankan telah tuntas untuk tahap pertama 2026.

Pemerintah juga mengingatkan masyarakat agar ikut mengawasi penyaluran bansos dengan memanfaatkan kanal resmi dan memastikan data kepesertaan tetap valid.

Rincian Nominal PKH Tahap 1 di Bank Mandiri

Besaran bantuan yang diterima KPM berbeda-beda, bergantung pada jumlah dan jenis komponen dalam satu keluarga. Dari laporan penerima, nominal saldo yang masuk berada pada rentang ratusan ribu hingga lebih dari satu juta rupiah.

  • Kategori lansia menerima bantuan sebesar Rp600.000.
  • Kategori balita dan anak SD memperoleh total saldo Rp975.000.
  • KPM dengan dua komponen balita melaporkan dana masuk mencapai Rp1.500.000.
  • Penerima dengan jumlah komponen terbanyak tercatat menerima hingga Rp1.800.000.

Hingga saat ini, dana yang masuk merupakan bantuan PKH. Bantuan BPNT atau sembako masih dalam tahap pemrosesan sistem dan belum terlihat dicairkan.