Penyaluran bantuan sosial PKH dan BPNT tahap 1 tahun 2026 dilaporkan mulai masuk ke rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Bank BRI dan Bank Mandiri pada Minggu, 8 Februari 2026. Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di sejumlah wilayah diminta segera menyiapkan kartu dan melakukan pengecekan saldo.

Laporan pencairan dihimpun dari pemantauan saldo KKS serta konfirmasi KPM di berbagai daerah. Proses penyaluran dilakukan secara bertahap sehingga tidak seluruh wilayah menerima bantuan pada waktu yang sama.

Daftar Wilayah yang Sudah Menerima Pencairan

Berdasarkan laporan yang masuk hingga pagi hari, pencairan bansos PKH dan BPNT tahap 1 telah terpantau di sekitar 30 wilayah dari barat hingga timur Indonesia.

Di kawasan Sulawesi dan Kalimantan, saldo bantuan dilaporkan masuk di Gorontalo (kota dan kabupaten), Soppeng, Wajo, Pinrang, Luwu, Takalar, Bone, Kotawaringin Timur, Nunukan, hingga Morowali.

Untuk wilayah Pulau Jawa, pencairan terpantau di Bogor, Garut, Cianjur, Sumedang, Nganjuk, Madiun, Kediri, Cilacap, Banyumas, Sleman, serta Gunung Kidul.

Sementara itu, dari wilayah Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur, sejumlah KPM juga melaporkan saldo KKS Bank BRI sudah bertambah.

Masyarakat di daerah tersebut disarankan rutin mengecek saldo karena penyaluran dilakukan bergelombang ke rekening masing-masing KPM.

KPM Bank Mandiri Terima PKH dan BPNT Bersamaan

Sejumlah laporan menunjukkan adanya perbedaan pola pencairan antarbank. Pada Bank BRI, penyaluran masih didominasi komponen PKH tertentu seperti balita dan anak sekolah.

Sementara itu, KPM pemegang KKS Bank Mandiri di beberapa wilayah melaporkan bahwa dana PKH dan BPNT sudah masuk secara bersamaan sejak waktu subuh.

Nominal bantuan yang diterima bervariasi, mulai dari Rp600.000 hingga Rp1.500.000, tergantung komposisi komponen keluarga yang tercatat dalam kelompok desil 1 sampai desil 4.