Bugatti Catat Rekor Penjualan 136 Unit Sepanjang 2025 di Tengah Perlambatan Ekonomi Global
Bugatti--
Pabrikan mobil super mewah Bugatti Rimac kembali mencatatkan capaian penjualan yang mencolok sepanjang 2025. Meski kondisi ekonomi global diliputi tekanan inflasi dan perlambatan pertumbuhan, Bugatti justru membukukan rekor penjualan tertinggi dalam sejarah perusahaan.
Berdasarkan laporan resmi perusahaan, sepanjang 2025 Bugatti Rimac berhasil menjual sebanyak 136 unit kendaraan. Seluruh mobil tersebut diproduksi secara handmade di fasilitas manufaktur mereka di Molsheim, Prancis.
Jumlah tersebut menjadi rekor penjualan tahunan baru bagi Bugatti. Capaian ini dinilai istimewa karena terjadi di tengah situasi ekonomi dunia yang belum sepenuhnya pulih.
Bugatti memang menerapkan strategi produksi terbatas dengan sistem pemesanan khusus atau spot order. Setiap unit dibuat sesuai permintaan konsumen, sekaligus menjaga eksklusivitas kendaraan sebagai barang koleksi bernilai tinggi.
Pembatasan jumlah produksi juga menjadi bagian dari identitas merek. Bugatti menegaskan bahwa pendekatan ini membuat setiap model memiliki nilai prestisius dan daya tarik jangka panjang di pasar global.
Perusahaan menyebut seluruh unit yang diproduksi telah terjual hingga akhir 2025. Kondisi ini menunjukkan permintaan konsumen kelas atas tetap kuat meski ekonomi dunia menghadapi tantangan.
Padahal, sejumlah lembaga ekonomi internasional memproyeksikan pertumbuhan ekonomi global pada 2025 hanya berada di kisaran 2 hingga 2,9 persen. Namun situasi tersebut tidak berdampak signifikan terhadap kinerja penjualan Bugatti.
Pimpinan Bugatti Rimac menegaskan pihaknya tidak melihat tanda perlambatan permintaan. Bahkan, perusahaan menilai mampu melewati periode ketidakpastian ekonomi dengan posisi yang lebih kuat.
Dari sisi pendapatan, penjualan 136 unit kendaraan tersebut diklaim menghasilkan pemasukan lebih dari 1 miliar dolar AS. Angka ini memperkuat posisi Bugatti sebagai salah satu produsen mobil super mewah paling bernilai di dunia.
Sepanjang 2025, fokus produksi Bugatti diarahkan pada model W16 Mistral edisi terakhir serta Bolide. Di saat bersamaan, perusahaan juga mulai memproduksi model Tourbillon yang telah dipesan konsumen sebelumnya.
Capaian ini menegaskan bahwa segmen mobil ultra-mewah tetap memiliki pasar tersendiri, bahkan ketika kondisi ekonomi global sedang mengalami tekanan.