Polisi Pastikan Bercak Darah di Sprai Kamar Lula Lahfah Bukan Akibat Kekerasan
Kepolisian menyampaikan penjelasan terbaru terkait temuan bercak darah di kamar apartemen Lula Lahfah. Temuan tersebut sebelumnya memicu berbagai spekulasi publik mengenai penyebab kematian selebgram tersebut.
Setelah dilakukan pemeriksaan forensik secara menyeluruh, polisi memastikan bahwa bercak darah tersebut tidak berkaitan dengan tindak kekerasan atau penganiayaan.
Table of Contents
Hasil Pemeriksaan Forensik Bercak Darah
Tim Pusat Laboratorium Forensik Bareskrim Polri melakukan pemeriksaan terhadap bercak darah yang ditemukan pada sprai, tisu, dan kapas di kamar tempat Lula Lahfah ditemukan meninggal dunia.
Kasubbid Bioser Puslabfor Bareskrim Polri, Kompol Irfan Rofiq, menjelaskan bahwa dari hasil analisis, darah tersebut sudah dalam kondisi lama dan bukan berasal dari luka baru.
Menurutnya, kondisi bercak yang telah mengering mengarah pada dugaan bahwa darah tersebut merupakan darah menstruasi.
Darah Diduga Berasal dari Menstruasi
Berdasarkan karakteristik bercak darah, tim forensik menyimpulkan bahwa kemungkinan besar darah tersebut berasal dari proses biologis alami korban.
Polisi menegaskan tidak ditemukan tanda-tanda luka segar atau indikasi kekerasan fisik yang berkaitan dengan bercak darah tersebut.
Polisi Tegaskan Tidak Ada Unsur Pidana
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Iskandarsyah, menyampaikan bahwa hasil penyelidikan menyeluruh tidak menemukan adanya unsur pidana dalam peristiwa meninggalnya Lula Lahfah.
Ia menegaskan bahwa kematian korban disebabkan oleh kehabisan napas dan bukan akibat tindakan penganiayaan.
Penyelidikan Resmi Dihentikan
Dengan seluruh temuan forensik dan keterangan saksi yang telah dikumpulkan, kepolisian menyatakan proses penyelidikan kasus penemuan jenazah Lula Lahfah resmi dihentikan.
Kesimpulan ini diambil setelah memastikan seluruh fakta telah diuji secara ilmiah dan transparan untuk menjawab keraguan yang berkembang di masyarakat.
Update Terbaru
Fulham Patok Harga Sander Berge Rp500 M di Tengah Minat Manchester United
Rabu / 17-06-2026, 06:16 WIB
Pertamina Naikkan Harga Pertamax Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Juni 2026
Rabu / 17-06-2026, 06:16 WIB
Alfamart Gulirkan Promo Juni 2026: Diskon Susu hingga 50% dan Cashback Diapers
Rabu / 17-06-2026, 06:16 WIB
IHSG Berpotensi Menguat di Tengah Aksi Jual Bersih Investor Asing
Rabu / 17-06-2026, 06:14 WIB
FF Kipas Beta Viral di TikTok, Klaim Atasi Lag Free Fire di HP Kentang
Rabu / 17-06-2026, 06:12 WIB
Peluang Peningkatan Penilaian MSCI untuk Pasar Modal Indonesia Dinilai Terbatas
Rabu / 17-06-2026, 06:10 WIB
IHSG Diproyeksikan Lanjutkan Penguatan ke Level 6.360
Rabu / 17-06-2026, 06:10 WIB
Phintraco Sekuritas Prediksi IHSG Menguat ke Level 6.400
Rabu / 17-06-2026, 06:10 WIB
Bintang Pria Korea Tertekan Turunkan Berat Badan
Rabu / 17-06-2026, 06:09 WIB
GM dan Lockheed Martin Bersatu untuk Produksi Senjata Militer
Rabu / 17-06-2026, 06:09 WIB
PT Pamapersada Nusantara Buka Lowongan Kerja di Sulawesi, Perpanjang Pendaftaran hingga 25 Juni 2026
Rabu / 17-06-2026, 06:09 WIB
Piala Dunia 2026 Wajibkan Hydration Break di Setiap Pertandingan
Rabu / 17-06-2026, 06:08 WIB
Erling Haaland Borong Dua Gol Bawa Norwegia Ungguli Irak
Rabu / 17-06-2026, 06:05 WIB
Harga CPO Melonjak Signifikan Akibat Rencana Implementasi Biodiesel B50
Rabu / 17-06-2026, 06:04 WIB






