Profil Tampang Kak Seto Mulyadi Mantan Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak yang Dituduh Abai terhadap Kasus Child Grooming Aurelie Moeremans: Umur, Agama dan IG
Profil Tampang Kak Seto Mulyadi Mantan Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak yang Dituduh Abai terhadap Kasus Child Grooming Aurelie Moeremans: Umur, Agama dan IG
Siapa sangka, sosok yang selama puluhan tahun dikenal sebagai pemerhati anak nomor satu di Indonesia, Kak Seto, kini ikut terseret dalam pusaran kontroversi buku Broken Strings karya aktris sekaligus penulis muda, Aurelie Moeremans. Buku memoar tersebut mengungkap kisah kelam masa kecil Aurelie yang menjadi korban child grooming dan pelecehan seksual oleh seseorang yang ia sebut dengan inisial “Bobby”.
Publik pun sontak gempar. Tak hanya pelaku yang menjadi sorotan, berbagai pihak yang disebut—atau bahkan tidak disebut secara eksplisit—dalam narasi buku itu ikut digali oleh warganet. Salah satunya adalah Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA), yang pada masa kejadian tersebut dipimpin langsung oleh Kak Seto Mulyadi.
Dugaan Pengabaian Laporan oleh Komnas PA
Menurut pengakuan Aurelie dalam bukunya, ibundanya sempat melaporkan kasus tersebut ke Komnas PA. Namun, respons yang diharapkan tak kunjung datang. Bahkan, menurut versi keluarga Aurelie, laporan itu seolah diabaikan—tanpa tindak lanjut, tanpa pendampingan, dan tanpa upaya mediasi atau pelaporan ke pihak berwajib.
Fakta ini memicu gelombang kekecewaan publik. Banyak netizen mempertanyakan integritas lembaga perlindungan anak yang selama ini dianggap garda terdepan dalam membela hak-hak anak di Indonesia. Bagaimana mungkin sebuah kasus serius seperti child grooming—yang kini menjadi isu nasional—bisa luput dari perhatian institusi semacam Komnas PA?
Kak Seto Akhirnya Bersuara: “Jangan Memelintir Fakta”
Merasa nama baiknya tercoreng dan khawatir narasi publik semakin melenceng dari fakta, Kak Seto akhirnya angkat bicara. Melalui unggahan resmi di akun Instagram pribadinya @kaksetosahabatanak, Rabu (14/1/2026), ia memberikan klarifikasi panjang lebar terkait tuduhan tersebut.
“Pada masanya, kami telah berupaya semaksimal mungkin sesuai dengan kemampuan dan tanggung jawab kami saat itu,” tulis Kak Seto, menekankan bahwa Komnas PA tidak serta-merta diam menyikapi laporan yang masuk.
Ia juga meminta masyarakat untuk menyikapi pemberitaan seputar kasus ini dengan kepala dingin dan hati yang jernih. “Jangan sampai fakta dipelintir ke arah pemahaman yang keliru,” imbaunya.
Ajakan untuk Bijak, Adil, dan Penuh Empati
Dalam pernyataannya, Kak Seto menegaskan bahwa kemunculan kasus ini di ruang publik seharusnya tidak dijadikan ajang saling menyalahkan, memfitnah, atau bahkan menghakimi pihak-pihak yang terlibat—baik secara langsung maupun tidak langsung.
“Kami memahami bahwa setiap peristiwa menyisakan luka, proses, dan pembelajaran bagi semua pihak yang terlibat. Mari kita bersikap lebih bijak, adil, dan berempati,” ujarnya.
Lebih jauh, Kak Seto menyampaikan harapan mendalam agar semua pihak yang pernah terluka—termasuk Aurelie, keluarganya, dan siapa pun yang terdampak—bisa perlahan pulih, berdamai dengan masa lalu, dan menjalani kehidupan yang lebih baik ke depan.
Refleksi atas Sistem Perlindungan Anak di Indonesia
Kasus ini tidak hanya menyoroti tanggung jawab individu, tetapi juga menguji sistem perlindungan anak di Indonesia. Pertanyaan besar pun muncul: apakah mekanisme pelaporan dan penanganan kasus kekerasan terhadap anak benar-benar efektif? Atau justru masih rapuh di tengah tekanan birokrasi, kurangnya sumber daya, dan minimnya koordinasi antarlembaga?
Psikolog anak dan aktivis perlindungan anak, Dr. Rina Suryani, menilai bahwa kasus Aurelie menjadi cermin penting bagi reformasi sistem perlindungan anak nasional. “Ini bukan soal siapa salah atau benar, tapi bagaimana kita memperbaiki sistem agar kejadian serupa tidak terulang,” katanya kepada media.
Baca juga: Apakah Ada BLT Kesra Januari 2026? Simak Penjelasan Lengkap, Jadwal, dan Cara Cek Penerima Bantuan
Update Terbaru
Prabowo Subianto Jenguk 52 Korban Kecelakaan Kereta di RSUD Kota Bekasi
Selasa / 28-04-2026, 12:59 WIB
Green SM Disorot Usai Insiden Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Profil Perusahaannya
Selasa / 28-04-2026, 12:56 WIB
Harga emas Antam naik Rp5.000 per gram pada perdagangan Selasa pagi 28 April 2026
Selasa / 28-04-2026, 12:52 WIB
Prabowo Siapkan Rp 4 Triliun Perbaikan Perlintasan Kereta di Jawa Usai Insiden Maut
Selasa / 28-04-2026, 12:50 WIB
Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur Bertambah, Ini Daftar Nama 14 Orang Meninggal dan 84 Luka-Luka
Selasa / 28-04-2026, 12:47 WIB
Hasil Indonesian Idol 2026 Tetapkan Top 4, Spekta 12 Tayang 4 Mei
Selasa / 28-04-2026, 12:44 WIB
Daftar Sinetron Masih Kuasai Rating TV Nasional per Selasa, 28 April 2026 di Tengah Persaingan Program
Selasa / 28-04-2026, 12:32 WIB
Korban Tewas Kecelakaan Kereta Bekasi Naik Jadi 14 Orang, 84 Luka Dirawat
Selasa / 28-04-2026, 12:19 WIB
Nonton Film Pangku 2025 Full, Disutradari Reza Rahadian Apa Lanjut Season 2?
Selasa / 28-04-2026, 09:24 WIB
BACA SEKARANG Eleceed chapter 399 400 Sub Indo Bahasa Indonesia CEK UPDATE TERKINI Tingga Klik Linknya
Selasa / 28-04-2026, 09:15 WIB
BACA komik Eleceed Chapter 399 400 Bahasa Indonesia RAW ENGLISH, Eleceed 397 398 399 Sub Indo PT BR ES
Selasa / 28-04-2026, 09:15 WIB
LANGSUNG BACA komik Eleceed Chapter 399 Sub Indo RAW ENGLISH, Makin Tak Terkendali
Selasa / 28-04-2026, 09:14 WIB
LANJUTAN Eleceed chapter 400 Sub Indo Bahasa Indonesia Makin ASYIK
Selasa / 28-04-2026, 09:14 WIB






