Jumlah korban meninggal dunia dalam kecelakaan kereta api di kawasan Bekasi Timur terus bertambah. Hingga Selasa pagi, total korban tewas tercatat mencapai 14 orang.

Insiden tersebut melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan kereta rel listrik (KRL) Commuter Line. Selain korban meninggal, sebanyak 84 orang dilaporkan mengalami luka-luka dan telah mendapatkan penanganan medis.

Korban Dievakuasi ke Sejumlah Rumah Sakit

Dalam keterangan resmi, pihak manajemen perkeretaapian menyampaikan bahwa seluruh korban luka telah dirawat di berbagai fasilitas kesehatan di wilayah Bekasi dan sekitarnya.

  • RSUD Bekasi
  • RS Bella Bekasi
  • RS Primaya
  • RS Mitra Plumbon Cibitung
  • RS Bakti Kartini
  • RS Siloam Bekasi Timur
  • RS Hermina
  • RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat

Penyebaran lokasi perawatan dilakukan untuk memastikan seluruh korban memperoleh penanganan secepat mungkin sesuai kondisi masing-masing.

Proses Identifikasi Korban Meninggal

Seluruh jenazah korban telah dievakuasi dan dibawa ke RS Polri Kramat Jati. Proses identifikasi masih berlangsung guna memastikan data korban secara akurat.

Pihak terkait menyebut pendataan dilakukan secara menyeluruh untuk kepentingan administrasi serta penanganan lanjutan bagi keluarga korban.

Biaya Ditanggung Penuh

Manajemen memastikan seluruh biaya yang timbul akibat insiden ini ditanggung sepenuhnya. Hal tersebut mencakup biaya pengobatan korban luka hingga pemakaman korban meninggal.

Pembiayaan dilakukan melalui skema asuransi serta dukungan langsung dari perusahaan.

>>> Nonton Film Pangku 2025 Full, Disutradari Reza Rahadian Apa Lanjut Season 2?

Barang Penumpang Diamankan

Selain penanganan korban, petugas juga mengamankan barang-barang milik penumpang yang ditemukan di lokasi kejadian. Seluruh barang kini berada di layanan kehilangan dan ditemukan.

Pengelolaan dilakukan bersama aparat kepolisian guna mendukung proses identifikasi serta mempermudah pengembalian kepada pemiliknya.