Harga Emas Antam Melesat Tajam ke Rp2,549 Juta per Gram: Gejolak Geopolitik Global dan Aksi Pelarian Massal ke Aset Aman
Dalam wawancara eksklusif dengan Bloomberg News, Trump menyatakan keinginan AS untuk "mengambil alih" pemerintahan Venezuela demi mengamankan akses terhadap sumber daya strategis negara tersebut.
“Kami membutuhkan akses total. Kami membutuhkan akses terhadap minyak dan lain-lain yang bisa membuat kami membangun kembali,” tegas Trump, memicu kekhawatiran akan intervensi militer AS di Amerika Latin.
Namun, langkah agresifnya tak berhenti di Venezuela. Trump juga kembali menghidupkan ambisi lamanya terhadap Greenland, wilayah otonom di bawah kedaulatan Denmark. Ia mengeklaim bahwa Greenland kini dipenuhi kapal-kapal milik Rusia dan Tiongkok, yang menurutnya mengancam keamanan nasional AS.
“Greenland dipenuhi dengan kapal-kapal Rusia dan China. Kami membutuhkan Greenland dalam kacamata keamanan nasional, dan Denmark tidak bisa melakukan itu, saya bisa pastikan,” ujarnya.
Pernyataan itu langsung memicu reaksi keras dari pemerintah Denmark. Perdana Menteri Mette Frederiksen mengecam keras retorika Trump dan menegaskan bahwa AS tidak memiliki hak hukum atau moral untuk mengklaim wilayah Denmark.
“Ini bisa mengancam berakhirnya aliansi NATO,” tegas Frederiksen dalam konferensi pers mendadak di Kopenhagen.
Emas Kembali Jadi Safe Haven di Tengah Badai Ketidakpastian
Dalam situasi seperti ini, emas kembali membuktikan perannya sebagai aset pelindung nilai (safe haven asset). Sejarah telah berulang kali menunjukkan bahwa ketika dunia dilanda konflik, krisis ekonomi, atau ketegangan geopolitik, investor—baik institusional maupun ritel—cenderung memindahkan portofolionya ke emas.
Permintaan terhadap emas fisik, ETF berbasis logam mulia, hingga kontrak berjangka emas meningkat tajam dalam 48 jam terakhir. Di Asia, termasuk Indonesia, minat masyarakat terhadap emas Antam juga melonjak signifikan.
Data internal Logam Mulia menunjukkan kenaikan transaksi fisik di gerai-gerai utama seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, Yogyakarta, dan Medan. Banyak masyarakat membeli emas tidak hanya sebagai investasi, tetapi sebagai bentuk perlindungan nilai jangka panjang di tengah kekhawatiran terhadap inflasi tinggi dan potensi resesi global.
Update Terbaru
AutoExe Hadirkan Body Kit Petualang untuk Mazda CX-5 Baru, Mulai Rp 51 Juta
Senin / 25-05-2026, 23:53 WIB
Cara Cepat Klaim DANA Kaget Hari Ini untuk Saldo Gratis
Senin / 25-05-2026, 23:53 WIB
Salford City vs Notts County: Final Play-off League Two di Wembley
Senin / 25-05-2026, 23:43 WIB
SK Rapid vs SV Ried: Laga Penentuan Tiket Conference League
Senin / 25-05-2026, 23:43 WIB
SC Paderborn vs Wolfsburg: Perebutan Tiket Terakhir Bundesliga
Senin / 25-05-2026, 23:43 WIB
Sistem Laser Canggih Hilangkan Distorsi Atmosfer untuk Observasi Luar Angkasa
Senin / 25-05-2026, 23:23 WIB
Bhayangkara Brimob Juarai KASAU Cup 2026
Senin / 25-05-2026, 23:13 WIB
Drake Cetak Rekor Berkat Rilis 3 Album Bersamaan
Senin / 25-05-2026, 23:08 WIB
10 Aplikasi Penghasil Saldo DANA Gratis 2026, Bisa Dicoba Tanpa Modal
Senin / 25-05-2026, 23:08 WIB
Harga BBM Naik, Hybrid Honda CR-V Butuh 100.000 Mil untuk Impas
Senin / 25-05-2026, 22:58 WIB
Sarpsborg 08 Hadapi Molde FK di Eliteserien, Momentum Berbeda
Senin / 25-05-2026, 22:53 WIB
Bioskop Trans TV Tayangkan The Ice Road dan 10 Minutes Gone
Senin / 25-05-2026, 22:48 WIB
Confluent Luncurkan Pembaruan Platform AI Real-Time
Senin / 25-05-2026, 22:38 WIB
Tromso Incar Puncak Klasemen Saat Jamu Aalesund
Senin / 25-05-2026, 22:33 WIB






