Gerindra Pecat Bupati Aceh Selatan Mirwan: Umrah Saat Rakyat Dilanda Bencana, Etika Kepemimpinan Dipertanyakan
Gerindra Pecat Bupati Aceh Selatan Mirwan: Umrah Saat Rakyat Dilanda Bencana, Etika Kepemimpinan Dipertanyakan
Partai Gerindra mengambil langkah tegas dengan memecat Bupati Aceh Selatan, H. Mirwan, dari jabatannya sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerindra Kabupaten Aceh Selatan. Keputusan ini diambil menyusul kontroversi yang melanda sang bupati, yang diketahui tengah menjalani ibadah umrah bersama keluarganya di tengah situasi darurat bencana di wilayah yang dipimpinnya.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra, Sugiono, secara resmi mengumumkan pemberhentian tersebut melalui keterangan tertulis pada Jumat (5/12/2025). Dalam pernyataannya, Sugiono menyatakan kekecewaan mendalam terhadap sikap dan kepemimpinan Mirwan yang dianggap tidak mencerminkan empati dan tanggung jawab pada masa krisis.
“Tadi saya dilaporkan mengenai Bupati Aceh Selatan yang juga merupakan Ketua DPC Gerindra Kabupaten Aceh Selatan. Sangat disayangkan sikap dan kepemimpinan yang bersangkutan,” ujar Sugiono.
Bencana Melanda, Pemimpin Malah Umrah
Polemik ini mencuat setelah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memastikan bahwa Mirwan tidak mengantongi izin resmi dari pejabat pembina kepegawaian untuk melakukan perjalanan ke luar negeri. Padahal, pada saat yang sama—akhir November hingga awal Desember 2025—Kabupaten Aceh Selatan sedang dilanda banjir bandang dan tanah longsor yang mengakibatkan kerusakan parah di sejumlah kecamatan.
Menurut data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Selatan, lebih dari 3.000 warga terdampak, puluhan rumah hancur, infrastruktur jalan terputus, dan akses ke sejumlah desa terisolir akibat bencana tersebut. Dalam kondisi darurat seperti itu, kehadiran pemimpin daerah di lapangan sangat dibutuhkan untuk memberikan arahan, koordinasi, dan dukungan moral kepada para korban.
Namun, justru di tengah kesulitan warganya, Mirwan memilih pergi ke tanah suci untuk menjalankan ibadah umrah—sebuah keputusan yang menuai kritik luas dari masyarakat sipil, akademisi, hingga kalangan aktivis sosial.
Respons Publik dan Tekanan Moral
Media sosial dan platform berita lokal dipenuhi unggahan warga yang menyuarakan kekecewaan atas ketidakhadiran sang bupati. Banyak yang mempertanyakan integritas kepemimpinan seseorang yang memilih pergi meninggalkan konstituennya saat mereka membutuhkannya paling mendesak.
“Saat anak-anak kami kedinginan di pengungsian, bupati malah berfoto di depan Ka’bah. Ini bukan soal umrahnya, tapi soal waktu dan konteksnya yang salah,” ujar seorang warga Kecamatan Labuhan Haji yang enggan disebutkan namanya.
Desakan publik untuk memberikan sanksi terhadap Mirwan pun menguat. Tidak hanya dari masyarakat Aceh Selatan, tetapi juga dari berbagai elemen nasional yang menilai bahwa keputusan tersebut merupakan ujian nyata terhadap komitmen partai terhadap etika kepemimpinan dan akuntabilitas publik.
Langkah Tegas Gerindra: Pemecatan sebagai Bentuk Pertanggungjawaban
Menanggapi tekanan tersebut, DPP Gerindra akhirnya mengambil keputusan final. Sugiono menegaskan bahwa keputusan untuk memberhentikan Mirwan dari jabatan Ketua DPC Gerindra Aceh Selatan bukan hanya merupakan bentuk sanksi internal, tetapi juga komitmen moral partai terhadap nilai-nilai kepemimpinan yang bertanggung jawab.
“Oleh karena itu DPP Gerindra memutuskan untuk memberhentikan yang bersangkutan sebagai Ketua DPC Gerindra Aceh Selatan,” tegas Sugiono.
Langkah ini juga menjadi sinyal kuat bahwa Gerindra tidak akan mentolerir sikap apatis apalagi abai dari kader-kadernya yang memegang jabatan publik, terutama di saat masyarakat sedang menghadapi ujian berat akibat bencana alam.
Update Terbaru
Fitur Projects di Google Drive Bikin Produktivitas Saya Melonjak
Minggu / 28-06-2026, 22:50 WIB
Cara Cek 5 Jenis Bansos yang Cair Juli 2026, Simak Panduan Lengkap
Minggu / 28-06-2026, 22:50 WIB
Penampilan Katy Perry di Werchter Boutique Batal karena Cuaca Buruk
Minggu / 28-06-2026, 22:49 WIB
Bintang Love Island Alannah Keyser Buka Suara Usai Dikeluarkan dari Acara
Minggu / 28-06-2026, 22:49 WIB
Kode Jokowi soal PSI Mulai Terjawab, Raja Juli Bongkar Peran Sebenarnya di Partai
Minggu / 28-06-2026, 22:49 WIB
Turki Tempatkan 5.000 Blok Beton Raksasa di Laut Hitam untuk Perkuat Pelabuhan
Minggu / 28-06-2026, 22:49 WIB
Pelatih Iran Desak Infantino Tegas pada AS: Perlakuan Mereka Buruk
Minggu / 28-06-2026, 22:48 WIB
Outsourcing Bakal Dilarang, Buruh Tolak Pengecualian Tambang dan Listrik
Minggu / 28-06-2026, 22:47 WIB
Jadwal Lengkap 32 Besar Piala Dunia 2026: Brasil vs Jepang Jadi Big Match
Minggu / 28-06-2026, 22:47 WIB
Neymar Borong Jam Mewah Rp17 Miliar Saat Jeda Piala Dunia 2026
Minggu / 28-06-2026, 22:43 WIB
Trailer The Love Hypothesis Rilis, Rom-Com Adaptasi Buku Best Seller Ali Hazelwood
Minggu / 28-06-2026, 22:43 WIB
Dua Penampilan Ini Pulihkan Kepercayaan Saya pada Festival Musik
Minggu / 28-06-2026, 22:42 WIB
Gelombang Panas di Prancis Picu Lebih dari 1.000 Kematian
Minggu / 28-06-2026, 22:42 WIB
Gelombang Panas Eropa, Ceko Catat Rekor Suhu 41,1 Derajat
Minggu / 28-06-2026, 22:42 WIB






