Danny Kosasih Meninggal Karena Apa? Benarkah Serangan Jantung? Inilah Profil dan Kronologi Ketua Umum Perbasi yang Tutup Usia
Perjalanan Hidup Suk Danny
Danny Kosasih lahir di Semarang pada 20 Februari 1955 dengan nama asli Kho Po Thay. Dari kecil, kecintaannya terhadap bola basket sudah terlihat, terutama berkat pengaruh sang ayah yang juga sangat menyukai olahraga tersebut. Suk Danny mulai serius menekuni olahraga basket sejak bergabung dengan perkumpulan bola basket Kuo You Hui di Semarang, yang kini telah berganti nama menjadi Kumala Jaya. Di klub inilah bakat dan kemampuannya sebagai pemain bola basket mulai berkembang pesat.
Kecintaan Suk Danny terhadap basket tidak hanya terbatas pada lapangan, tetapi juga meluas ke perannya sebagai pemimpin dan penggerak perkembangan bola basket nasional. Kiprahnya dalam dunia basket sangat berpengaruh, menjadikannya salah satu figur penting dalam perjalanan sejarah olahraga ini di Indonesia.
Darah Atlet Turun dari Sang Ayah
Tak hanya Suk Danny, ternyata bakat bola basket juga mengalir dalam darah putranya, Vincent Rivaldi Kosasih. Vincent, yang saat ini berposisi sebagai center di tim nasional basket Indonesia, mewarisi kemampuan luar biasa dari sang ayah, Lie Tjui Tek. Lie Tjui Tek sendiri merupakan legenda bola basket Indonesia yang pernah membela tim nasional pada era 1980 hingga 1990-an.
Pada tahun 1993, Lie Tjui Tek ikut berpartisipasi dalam FIBA Asia Cup (yang dulu dikenal sebagai ABC Championship) di mana Indonesia menjadi tuan rumah untuk pertama kalinya. Pada ajang tersebut, Lie Tjui Tek, bersama pemain muda berbakat lainnya seperti Ali Budimansyah dan Romy C Chandra, berhasil membawa Indonesia menempati posisi ke-12. Momen tersebut menjadi catatan bersejarah dalam perjalanan bola basket nasional.
Jejak Sang Ayah Dilanjutkan Vincent Rivaldi
Kini, setelah 29 tahun berlalu, Indonesia kembali menjadi tuan rumah FIBA Asia Cup 2022, dan Vincent Rivaldi Kosasih akan meneruskan jejak sang ayah untuk tampil di ajang tersebut. Masuknya Vincent ke dalam skuad timnas basket Indonesia bukan hanya membawa kebanggaan bagi keluarga, tetapi juga menciptakan rekor unik. Ayah dan anak ini sama-sama membela Indonesia dalam ajang FIBA Asia Cup di rumah sendiri.
Vincent mengaku sangat bangga bisa meneruskan jejak sang ayah. "Senang sekali bisa mencatatkan sejarah tersebut. Namun, yang lebih penting lagi pastinya Indonesia bisa meraih kemenangan," ujar Vincent penuh semangat.
Update Terbaru
Xiaomi Luncurkan Mijia Health Pot 2 dengan Bahan 316L dan Timer Masak 12 Jam
Selasa / 30-06-2026, 21:00 WIB
Redmi K90 Ultra Resmi di China: Chip Snapdragon 8 Elite dan Kipas Pendingin Aktif
Selasa / 30-06-2026, 21:00 WIB
Mengenal Botol Seri Baby Animal Baby Huki, Angkat Karakter Hewan Khas RI
Selasa / 30-06-2026, 21:00 WIB
Cara Cek 3 Bantuan Sosial Tambahan Selain PKH dan BPNT yang Cair Juli 2026
Selasa / 30-06-2026, 20:55 WIB
Pakar Sebut Ide Pusat Data Orbit Bencana, Dituding Akibat Psikosis AI
Selasa / 30-06-2026, 20:43 WIB
Case Mini Ini Ubah Kartrid Switch 2 Jadi Mirip Game Boy
Selasa / 30-06-2026, 20:43 WIB
Casing Kecil Ini Ubah Kartrid Switch 2 Jadi Game Boy
Selasa / 30-06-2026, 20:43 WIB
Perbandingan Versi GTA 6: Edisi Standar, Ultimate, dan Fisik
Selasa / 30-06-2026, 20:42 WIB
GTA 6 Versi: Perbedaan Edisi Standar, Ultimate, dan Fisik
Selasa / 30-06-2026, 20:42 WIB
Blade & Bastard Anime Rilis Teaser, Tayang 2027 di HIDIVE
Selasa / 30-06-2026, 20:42 WIB
Hunter x Hunter Manga Tembus 100 Juta Kopi dalam Sirkulasi
Selasa / 30-06-2026, 20:40 WIB
Taylor Sheridan Kritik Kritikus Televisi dan Eksekutif Jaringan
Selasa / 30-06-2026, 20:40 WIB
CEO McLaren Bantah Spekulasi Transfer Max Verstappen
Selasa / 30-06-2026, 20:39 WIB
Hunter x Hunter Manga Tembus 100 Juta Kopi dalam Peredaran
Selasa / 30-06-2026, 20:35 WIB






