Tim penyidik saat ini tengah mendalami berbagai informasi yang berkaitan dengan tewasnya pria berinisial S tersebut. Salah satu fokus utama penyelidikan adalah menelusuri asal-usul foto dan dokumen yang beredar di ruang digital.
 
"Masih didalami. Makanya nanti kita akan melihat, karena selama ini beberapa waktu dari hari kemarin kita mendapatkan postingan-postingan foto. Dokumen ini kan harus ada pendalaman lebih lanjut," jelas Kombes Budi dengan tegas.
 
Langkah verifikasi ini krusial untuk memastikan bahwa proses hukum berjalan di atas landasan fakta yang valid, bukan sekadar asumsi yang berkembang di tengah masyarakat.
 
 
Polda Metro Jaya Minta Keluarga Lapor Jika Ada Kejanggalan
 
Dalam upaya menegakkan keadilan dan transparansi, Polda Metro Jaya secara terbuka memberikan ruang dan kesempatan bagi keluarga korban. Pihak kepolisian menyadari bahwa keluarga adalah pihak yang paling memahami kondisi terakhir almarhum sebelum kejadian.
 
Oleh karena itu, Kombes Budi Hermanto mengimbau agar pihak keluarga tidak ragu untuk datang ke kantor kepolisian jika merasa ada hal yang janggal atau mencurigai adanya unsur pidana dalam kematian tersebut. Laporan resmi dari keluarga akan menjadi dasar hukum yang kuat bagi polisi untuk melakukan penyelidikan yang lebih proaktif dan mendalam.
 
"Kami juga memberikan himbauan, apabila keluarga korban merasa ada kejanggalan terhadap meninggalnya saudara S ini, bisa membuat laporan kepada Polda Metro Jaya. Ini lebih proporsional, lebih tepat, dan lebih enak untuk kita mendapatkan pendalaman lebih lanjut," tandasnya.
 
Hingga saat ini, identitas lengkap pria berinisial S serta kronologi lengkap keberadaannya di klinik tersebut masih dalam tahap verifikasi oleh pihak berwenang. Masyarakat diimbau untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi (hoaks) dan memberikan ruang kepada aparat untuk bekerja sesuai dengan koridor hukum yang berlaku.
 
Perkembangan terbaru mengenai kasus ini akan terus dipantau dan diperbarui seiring dengan hasil penyelidikan yang dilakukan oleh Polda Metro Jaya.