Kabar Duka Mendalam: dr. Siti Zahra Maghfira, Alumni Berprestasi Fakultas Kedokteran Unhas, Wafat Saat Menjalani Program Internship di Jakarta

Awan duka yang pekat kembali menyelimuti dunia pendidikan kedokteran Indonesia. Kabar memilukan datang dari ibu kota, di mana dr. Siti Zahra Maghfira, S.Ked., seorang dokter muda berprestasi dan alumni Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (Unhas), dilaporkan meninggal dunia secara tragis. Insiden naas ini terjadi saat dirinya tengah menjalani kewajiban Program Internship Dokter Indonesia (PIDI) di Jakarta, pada Minggu (26/7/2026).
 
Kehilangan ini tidak hanya menjadi pukulan telak bagi keluarga besar Universitas Hasanuddin, tetapi juga bagi komunitas medis tanah air yang kehilangan salah satu tunas terbaiknya. dr. Siti Zahra dikenal sebagai sosok yang berdedikasi tinggi, dengan rekam jejak akademis yang cemerlang sejak masa kuliahnya di Makassar.
 

Jejak Akademis dan Dedikasi Seorang Putri Daerah

dr. Siti Zahra Maghfira bukanlah nama yang asing di lingkaran akademis Fakultas Kedokteran Unhas. Berdasarkan penelusuran data resmi, almarhumah merupakan mahasiswi Program Studi Pendidikan Dokter angkatan tahun 2019. Perjalanan akademisnya ditandai dengan konsistensi dan kerja keras, yang membuahkan hasil saat ia berhasil meraih gelar Sarjana Kedokteran (S.Ked.) pada Semester Awal tahun akademik 2022/2023.
 
Semasa menempuh pendidikan sarjana, dr. Siti Zahra menunjukkan ketertarikan yang mendalam pada kesehatan reproduksi wanita. Hal ini tercermin dari karya ilmiah skripsinya yang berjudul "Faktor Penyebab Kejadian Infertilitas Primer pada Wanita di RSUP Wahidin Sudirohusodo Makassar Periode Tahun 2015-2017". Penelitian ini dilakukan di salah satu rumah sakit pendidikan terbesar di Indonesia Timur, menunjukkan komitmennya untuk memahami dan memecahkan masalah kesehatan yang kompleks.
 
Tidak berhenti di situ, semangat mengabdi melalui dunia medis terus membara. Setelah lulus sarjana pada tahun 2022, ia langsung melanjutkan pendidikan profesi dokter pada Semester Akhir 2022/2023, tepatnya dimulai pada Februari 2023. Dedikasinya kembali terbayar lunas ketika ia berhasil menyelesaikan pendidikan profesi dan resmi menyandang gelar dokter pada Semester Ganjil tahun akademik 2025/2026.
 
Di balik pencapaian akademisnya, dr. Siti Zahra juga membawa nama baik keluarga besar dunia medis. Ia merupakan putri dari dr. Musadri Amir Amrullah, Sp.PD., yang saat ini menjabat sebagai Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi Sulawesi Barat. Warisan semangat pengabdian dari sang ayah tampaknya mengalir kuat dalam diri almarhumah, mendorongnya untuk terus berkarya demi kesehatan masyarakat.