• Diplomat Ekonomi (2000-2003): Destry pernah menjabat sebagai Senior Economic Adviser untuk Duta Besar Inggris untuk Indonesia. Peran ini menunjukkan kemampuannya dalam menjembatani kebijakan ekonomi lintas negara.
  • Akademisi dan Peneliti (2005-2006): Ia kembali ke kampus almamaternya, Fakultas Ekonomi UI, sebagai peneliti dan pengajar. Ini membuktikan kedalaman teoritis yang ia miliki.
  • Penguasa Pasar Modal dan Perbankan (2005-2015): Destry dipercaya sebagai Kepala Ekonom di Mandiri Sekuritas (2005-2011) dan berlanjut sebagai Kepala Ekonom Bank Mandiri (2011-2015). Di sini, ia terbiasa membaca fluktuasi pasar secara real-time.
  • Pembina BUMN (2014-2015): Pada periode yang bersamaan, ia juga merangkap sebagai Ketua Satuan Tugas Ekonomi Kementerian BUMN, memberikan andil besar dalam restrukturisasi ekonomi negara.
  • Penjaga Stabilitas Sistem Keuangan (2015-2019): Destry dipercaya menjadi Anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Pengalaman di LPS ini sangat krusial, membekalinya pemahaman mendalam tentang mitigasi risiko dan jaring pengaman sistem keuangan nasional.

Puncak Karir di Bank Indonesia

Kiprah Destry di Bank Indonesia dimulai secara resmi ketika ia dilantik sebagai Deputi Gubernur Senior BI berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 74/P Tahun 2019 untuk masa jabatan 2019-2024. Ia mengucapkan sumpah jabatannya pada 7 Agustus 2019.
 
Kinerja dan dedikasinya yang cemerlang membuat pemerintah kembali memberikan kepercayaan penuh. Melalui Keppres Nomor 74/P Tahun 2024, Destry kembali ditetapkan sebagai Deputi Gubernur Senior BI untuk periode 2024-2029. Ia pun kembali mengucapkan sumpah jabatan pada 7 Agustus 2024.
 

Tantangan Berat di Pundak Pejabat Sementara

Sebagai Pejabat Sementara Gubernur BI di pertengahan tahun 2026 ini, Destry menghadapi tantangan yang tidak ringan. Ia harus menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah, mengendalikan inflasi, serta merumuskan kebijakan suku bunga di tengah ketidakpastian ekonomi global yang masih dinamis.
 
Namun, dengan kombinasi pengalaman di bank sentral, perbankan komersial, lembaga penjamin simpanan, hingga diplomasi ekonomi, para pengamat menilai Destry memiliki "bekal lengkap" untuk menahkodai BI dalam masa transisi ini. Publik dan pelaku pasar kini menanti langkah strategis wanita tangguh ini dalam menjaga fondasi ekonomi Indonesia agar tetap kokoh.