4. Hukuman Paling Kejam untuk Ri Eung Ryeong

Setelah berhasil dievakuasi, Ri Eung Ryeong yang mengalami luka serius langsung mendapat perawatan intensif sekaligus interogasi ketat dari Special Missions Directorate (SMD) mengenai program rudal Korea Utara. Setelah semua informasi vital berhasil digali, Mr Kim mengambil alih nasib defektor ini.
 
Bukannya menyerahkan Ri Eung Ryeong pada keadilan atau mengeksekusinya, Mr Kim menyelundupkannya kembali ke Korea Utara dan menyerahkannya pada Park Gang Seong—adik dari korban pengkhianatan Ri Eung Ryeong di masa lalu.
 
Park Gang Seong memilih hukuman yang jauh lebih mengerikan daripada kematian: ia membiarkan Ri Eung Ryeong hidup, namun dengan identitas yang hancur. Ri Eung Ryeong kini harus menghabiskan sisa hidupnya sebagai buronan yang terus dikejar-kejar oleh pemerintah negaranya sendiri, hidup dalam paranoia dan ketakutan abadi.
 

5. Misteri Kematian Mr Kim: Akhir dari "Code 66"

Salah satu pertanyaan terbesar penonton terjawab di menit-menit akhir: Apakah Mr Kim benar-benar tewas dalam ledakan/operasi terakhir? Jawabannya adalah TIDAK.
 
Kematian Mr Kim adalah sebuah operasi psikologis dan intelijen tingkat tinggi. Pimpinan SMD menyadari bahwa selama identitas "Code 66" masih ada, Minji tidak akan pernah aman. Oleh karena itu, satu-satunya cara untuk membunuh sang legenda adalah dengan membuat dunia, termasuk intelijen Korea Utara, percaya bahwa Code 66 telah mati.
 
Berita kematian seorang pria berusia 40 tahun dengan ciri-ciri yang sesuai bahkan dikonfirmasi secara sepihak oleh Korea Utara. Di balik semua itu, Mr Kim sejatinya masih menghirup udara bebas. Ia muncul di tempat persembunyian yang aman, siap menyapa putrinya dengan wajah dan identitas yang sepenuhnya baru.