>>> Carapaz Menang di Stage 20 Tour de France Usai Kuss Dua Kali Jatuh

com. au.

Ia mengaku pernah merasa kagum saat menghadapi petarung elite, namun segera menyadari bahwa mereka adalah orang biasa, yang meningkatkan kepercayaan dirinya.

Erceg menilai kekalahan setelah perebutan gelar membantunya tumbuh dalam hal ketahanan dan kekuatan mental.

"Kekalahan itu menyakitkan, tapi saya pikir Anda belajar dan banyak berkembang dari situ," katanya.

Ia juga menekankan bahwa motivasinya datang dari membuktikan kepercayaan timnya, bukan untuk membungkam kritikus.

Erceg mengakui divisi kelas terbang sangat dalam, sehingga mungkin perlu beberapa kemenangan untuk mendapatkan kesempatan gelar lagi.

Ia menyatakan ketertarikannya untuk bertarung melawan Brandon Royval di masa depan.

"Saya ingin sekali melawan Royval. Dia baru saja meraih kemenangan bagus.

Itu pertarungan yang sudah lama saya inginkan," ujar Erceg.

Ia juga lebih memilih bertarung di Perth, Australia, jika ada kesempatan, terutama dengan rencana UFC menggelar acara di sana pada 2027.

Menjelang pertarungan, Erceg mempersiapkan diri untuk menghadapi kekuatan dan kecepatan Temirov dengan mengasah kemampuan defensif dan mengandalkan insting.

"Saya fokus pada tanggung jawab defensif. Orang ini memukul sangat keras dan menutup jarak dengan cepat.

>>> Abubakar Vagaev Debut di UFC Hadapi Saygid Izagakhmaev

Jadi saya harus tahu cara melawan senjatanya," kata Erceg.