Jejak Investigasi Polisi: 12 Saksi Diperiksa dan Pengamanan Bukti Digital

Menanggapi kasus yang sensitif dan menarik perhatian luas ini, jajaran kepolisian tidak tinggal diam. Proses penyelidikan intensif telah dijalankan sejak detik-detik pertama penemuan jenazah. Tim dari Satuan Reserse Kriminal telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) secara menyeluruh, memastikan tidak ada bukti fisik yang terlewat.
 
Hingga saat ini, aparat telah mengumpulkan keterangan dari total 12 saksi. Daftar saksi ini sangat beragam, mencakup warga sekitar yang berada di lokasi kejadian, hingga rekan kerja korban di lingkungan Perum Jasa Tirta II. Setiap kesaksian dicocokkan untuk membangun kronologi yang utuh mengenai pergerakan korban pada jam-jam terakhir sebelum ia ditemukan.
 
Selain kesaksian lisan, pihak berwajib juga tengah fokus pada jejak digital. Rencana pemeriksaan rekaman Closed-Circuit Television (CCTV) yang terpasang di area kerja korban menjadi prioritas utama. Rekaman ini diharapkan dapat memetakan siapa saja yang berinteraksi dengan Sumarna, serta memberikan petunjuk visual mengenai keberadaan pihak-pihak yang mencurigakan di sekitar lokasi tugasnya.

Petunjuk Awal: Dugaan Teguran Terhadap Aksi Vandalisme

Di tengah proses pengumpulan bukti, muncul sebuah narasi dari masyarakat setempat yang patut diperdalam. Sejumlah warga di sekitar lokasi kejadian memberikan keterangan bahwa almarhum Sumarna dikenal sebagai sosok yang disiplin dan berani menegakkan aturan.
 
Berdasarkan pengakuan warga, korban disebut-sebut sempat menegur sekelompok orang yang diduga kuat hendak melakukan aksi vandalisme di area waduk, tak lama sebelum ia ditemukan tewas. Teguran tersebut diduga menjadi pemicu konflik yang berujung pada tragedi ini.
 
Meski demikian, pihak kepolisian menyikapi keterangan ini dengan hati-hati. Polisi menekankan bahwa semua kemungkinan akan diperiksa secara mendalam dan tidak akan terburu-buru menarik kesimpulan. Pendalaman terhadap motif vandalisme ini akan dikaitkan dengan hasil autopsi dan bukti-bukti lain di lapangan untuk memastikan apakah ada hubungan sebab-akibat yang langsung.