Awan mendung menyelimuti keluarga besar Kardashian-Jenner. Mary Jo Shannon, atau yang lebih akrab disapa MJ oleh para penggemar reality show, telah meninggal dunia. Sang matriarch dari keluarga paling terkenal di Amerika Serikat itu menghembuskan napas terakhirnya pada usia 91 tahun.
 
Kabar duka ini pertama kali dikonfirmasi melalui pernyataan pribadi dari putri sulungnya, Kris Jenner, yang juga dikenal sebagai 'Momager' ulung di balik kesuksesan kerajaan bisnis keluarga Kardashian.
 
Dilansir dari Variety, Kamis (16/7/2026) waktu setempat, Kris Jenner mengungkapkan rasa duka yang mendalam atas kepergian sosok yang selalu menjadi tempatnya bersandar. Bagi Kris, MJ bukan sekadar seorang ibu, melainkan fondasi emosional di tengah hiruk-pikuk kehidupan selebritas yang ia jalani.
 
“Tidak ada kata-kata yang dapat menggambarkan betapa berartinya dia bagiku atau betapa sedihnya aku harus mengucapkan selamat tinggal,” tulis Kris Jenner dalam pernyataan resminya yang penuh haru.
 

Sosok 'Nenek MJ' yang Dicintai Penggemar

Bagi publik global, Mary Jo Shannon bukanlah sosok yang asing. Meskipun ia bukan seorang selebritas yang membangun kerajaan bisnisnya sendiri, MJ berhasil mencuri hati jutaan penonton di seluruh dunia melalui layar kaca.
 
Sosoknya yang sassy, jujur, dan kerap memberikan komentar blak-blakan menjadi warna tersendiri dalam setiap episode Keeping Up With the Kardashians (KUWTK) hingga seri kelanjutannya di platform streaming, The Kardashians. Pengemar kerap menantikan penampilan MJ karena interaksinya yang hangat namun kocak dengan para cucunya yang super sibuk, seperti Kim, Khloé, dan Kylie.