"Lah ini yang belum diketahui. Bisa jadi, mungkin kalau alang-alang kan bisa terbang karena kena angin kan.

Bisa jadi seperti itu, masih kemungkinan-kemungkinan seperti itu. Kalau info pastinya kami enggak tahu," ujarnya.

Berdasarkan laporan resmi DPKP Kota Surabaya, api pokok berhasil dipadamkan pukul 21.05 WIB. Proses pembasahan rampung dan lokasi dinyatakan kondusif pukul 23.58 WIB.

Delapan unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan, terdiri dari dua unit Pos Pakal, satu unit Pos TOW, dua unit Rayon 5 Margomulyo, satu unit Rayon 2 Tambak Rejo, satu unit Pos Lakarsantri, dan satu unit Rayon 3 Rungkut.

Petugas juga mendapat bantuan 15 unit tangki air dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya serta tujuh unit alat berat jenis bego.

Area TPA Benowo secara keseluruhan memiliki luas sekitar 10 hektare. Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 900 meter di Blok 1B.

Penanganan kebakaran melibatkan DPKP Kota Surabaya, BPBD Kota Surabaya, DLH Kota Surabaya, dan Posko Terpadu Barat. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

TPA Benowo yang berlokasi di Kelurahan Sumberrejo, Kecamatan Pakal, merupakan tempat pembuangan akhir sampah terbesar di Kota Surabaya dengan luas lahan sekitar 37 hektare.

TPA yang telah beroperasi sejak tahun 2001 ini menampung sampah dari Kota Surabaya dan sekitarnya dengan kapasitas mencapai sekitar 1.500 ton per hari.

>>> IHSG Ditutup Menguat ke 6.231, 399 Saham Hijau pada Senin Sore

Selain sebagai tempat pembuangan akhir, lokasi ini juga dikenal memiliki Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) yang diresmikan pada 2021 dan menjadi yang pertama serta terbesar di Indonesia.