>>> 18 Anime Terbaik di Netflix yang Wajib Ditonton, Sudah Diperingkat

Film kedua, 4649 Girl, disutradarai Takahiro Miura yang dikenal lewat Fate/stay night [Unlimited Blade Works].

Visual cyberpunk-nya menampilkan kota bercahaya neon, senjata futuristik, dan aksi bergaya yang langsung membedakannya dari babak pembuka antologi.

Nishigori kembali menyutradarai instalmen ketiga, Nocturne: En Cette Nuit Grotesque, sekaligus menangani desain karakternya.

Trailer mengisyaratkan cerita supernatural yang lebih gelap tentang sekelompok gadis, latar atmosferik, dan elemen vampir, menciptakan kontras mencolok dengan pembukaan antologi yang lebih cerah.

Salah satu kekuatan terbesar Grotesqqque adalah komitmennya pada penceritaan orisinal.

Sementara pengumuman film anime belakangan ini banyak berfokus pada perluasan waralaba mapan, CloverWorks berinvestasi pada properti baru yang didorong eksperimentasi artistik.

Produksi ini juga didukung jalur suara impresif yang menampilkan 35 artis, termasuk Metalverse dengan lagu “Shoot Shoot Shoot” sebagai tema pembuka.

Kontributor lain termasuk ASCA, Reol, Taku Inoue, VaVa, Mika Ichinose, Iori Noguchi, Kanon Shizaki, dan beberapa musisi Jepang lainnya.

>>> Netflix Resmi Akuisisi Startup AI Ben Affleck Senilai $587 Juta

Dengan kreator terkenal, gaya animasi khas, dan format antologi ambisius, Grotesqqque muncul sebagai salah satu film anime orisinal paling menarik di kalender rilis 2026.