Ia menyebut lonjakan permintaan tersebut tidak hanya berasal dari kendaraan pribadi, tetapi juga dipicu oleh sebagian pelaku industri yang mulai beralih menggunakan Biosolar di SPBU.

"Perilaku ini selain juga perubahan shifting dari konsumen ke sektor kendaraan juga ada beberapa sektor kendaraan yang didominasi industri juga mulai mengisi ke Biosolar di SPBU.

Ini salah satu terjadi peningkatan lonjakan hampir di semua provinsi sepanjang periode April hingga bulan Juli," katanya.

Lonjakan konsumsi itu membuat Pertamina Patra Niaga harus menyesuaikan pola operasional distribusi dengan meningkatkan pasokan dan membangun cadangan stok (build-up stock) di seluruh jaringan SPBU.

"Ini salah satu lonjakan demand di berbagai wilayah khususnya di setiap MOR yang saat ini juga membuat perubahan operasi dari Pertamina Patra Niaga untuk bisa meng-cover build-up stock di semua jaringan lembaga penyalur kita khususnya SPBU," ujar Eko.

>>> XLSmart Perluas Jaringan 5G Blanket Coverage di 8 Wilayah Jawa Timur

Meski terjadi lonjakan permintaan, Pertamina memastikan stok BBM nasional tetap aman. Perusahaan juga terus memantau penyaluran harian serta memperkuat distribusi agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.