Meski begitu, ada satu sektor yang justru menikmati berkah dari euforia Piala Dunia 2026, yakni industri bir.

Data Beer Institute menunjukkan penjualan bir di bar dan restoran naik 6,4 persen dalam empat pekan terakhir.

Di kota-kota penyelenggara pertandingan, peningkatannya bahkan mencapai 14 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Massachusetts mencatat lonjakan penjualan tertinggi sebesar 23 persen, disusul wilayah metropolitan New York sebesar 19 persen dan California sebesar 14 persen.

Chief Economist Beer Institute Andrew Heritage menilai antusiasme masyarakat terhadap Piala Dunia tetap tinggi meski negara tuan rumah sudah berguguran dari turnamen.

"Perjalanan tim Amerika Serikat memang membantu membangun antusiasme, tetapi data menunjukkan turnamen ini jauh lebih besar daripada satu tim saja.

Kami memperkirakan momentum tersebut akan terus berlanjut hingga partai final karena para penggemar tetap memilih menikmati pertandingan sambil berbagi segelas bir," kata Heritage.

Fenomena tersebut menunjukkan bahwa tersingkirnya tiga tuan rumah memang berdampak besar terhadap harga tiket dan sebagian sektor bisnis.

>>> 5 HP 2 Jutaan dengan Kamera Terbaik, Resolusi hingga 200 MP

Namun di sisi lain, gairah masyarakat menikmati Piala Dunia 2026 masih tetap terjaga hingga babak-babak penentuan.