Kritik dari Lawan

Selama kampanye, Marx mendapat kritik tajam dari lawan-lawannya dalam satu-satunya debat bersama.

Scott Bottoms, seorang pendeta evangelis, menyebut Marx korup dan pembohong.

Barb Kirkmeyer juga menuduh Marx membuat cerita-cerita yang tidak masuk akal dan tidak dapat dipercaya.

Menanggapi pertanyaan tentang kredibilitasnya, Marx membela diri dengan mengatakan bahwa ia memiliki kehidupan yang luar biasa.

Ia menegaskan bahwa ribuan orang dapat membuktikan pengalamannya.

Dalam wawancara sebelumnya, Marx ditanya tentang klaim masa lalunya, termasuk trauma masa kecil, perintah serangan udara terhadap ISIS, dan doa-doa spiritual.

Ketika ditanya tentang klaim penyelamatan 45.000 wanita dan anak-anak, ia menolak memberikan angka pasti dengan alasan keamanan.

Marx juga menyatakan akan terus menjalankan praktik imannya terlepas dari hasil politik.

Tanggapan Lawan Demokrat

Setelah proyeksi kemenangan Marx, calon dari Partai Demokrat Phil Weiser mengeluarkan pernyataan.

Weiser mengatakan bahwa pandangan dan gaya Marx tidak sejalan dengan warga Colorado dan nominasinya merupakan ancaman bagi nilai-nilai negara bagian.

Ia menekankan bahwa pemilih memiliki pilihan yang jelas antara politik yang mendengarkan dan memperjuangkan hak-hak semua orang, atau politik penipuan dan gangguan.

Pemilihan umum November akan menentukan pengganti Gubernur petahana dari Partai Demokrat, Jared Polis, yang masa jabatannya terbatas.

>>> Prancis Lolos ke Semifinal Piala Dunia 2026 Usai Kalahkan Maroko 2-0

Colorado belum memilih gubernur dari Partai Republik dalam dua dekade terakhir, dan kandidat independen Greg Lopez juga akan ikut serta dalam pemilihan.