• Dolar Singapura (SGD): 3.130.000
  • Dolar Amerika Serikat (USD): 889.965
  • Rupiah (IDR): Rp259.159.000
 
Jika dikonversikan ke dalam nilai tukar saat ini, total uang tunai yang tersimpan di dalam brankas "gaib" tersebut ditaksir mencapai angka Rp60 miliar. Selain tumpukan uang, penyidik turut menyita sejumlah dokumen penting yang diduga kuat menjadi petunjuk aliran dana hasil korupsi dan TPPU.
 

Lantai Dua Disegel, Kafe Tetap Buka

Pasca penemuan barang bukti yang luar biasa tersebut, polisi langsung mengambil tindakan pengamanan lokasi. Lantai dua yang berfungsi sebagai area perkantoran resmi disegel dan berstatus status quo untuk keperluan proses penyidikan lebih lanjut.
 
Namun, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Budi Hermanto, mengklarifikasi bahwa operasional bisnis kafe di lantai dasar tidak akan dihentikan. Polisi memisahkan antara area bisnis publik dengan lokasi penyimpanan barang bukti.
 
"Untuk operasional tetap kami kembalikan kepada pihak manajemen untuk beroperasi di lantai 1. Tapi di lantai 2 itu berupa kantor, dan itulah yang kami lakukan status quo dalam proses penyidikan dugaan korupsi," jelas KBP Budi di lokasi kejadian, Rabu (8/7/2026).
 

Mengulik Profil Cafe de'CLAN Signature: Lebih dari Sekadar Tempat Nongkrong

Di tengah hiruk-pikuk kasus hukum ini, publik justru dibuat penasaran dengan profil Cafe de'CLAN Signature. Melansir dari situs resminya, kafe yang berdiri sejak tahun 2013 ini merupakan anak perusahaan dari Declan Kulinari Nusantara, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang industri kuliner.
 
Nama "de'CLAN" sendiri diambil dari bahasa Inggris, Clan, yang memiliki arti klan, marga, suku, atau komunitas. Filosofi ini sejalan dengan misi utama mereka, yakni menyediakan ruang yang inklusif untuk mempersatukan berbagai kelompok—mulai dari satu keluarga, komunitas alumni, hingga rekan bisnis—dalam satu tempat yang nyaman.
 
Dari segi kuliner, kafe ini menawarkan perpaduan unik. Selain menyajikan Western food, mereka juga melestarikan menu tradisional Nusantara yang jarang ditemui di kafe modern. Beberapa menu andalan yang memiliki cita rasa "tempo doeloe" meliputi Ikan Pecak Betawi, Patin Bakar Bambu, hingga Ikan Bakar Cobek Hijau.
 
Fasilitasnya pun sangat lengkap. Tempat ini kerap menjadi pilihan utama untuk berbagai acara, mulai dari gathering perusahaan, zoom meeting, reuni, arisan, tunangan, akad nikah, hingga resepsi pernikahan berskala intim.