Penyanyi Taylor Swift dan Travis Kelce resmi menikah pada Jumat (3/7) waktu New York City.

Meski berlangsung tertutup, pernikahan ini menjadi perbincangan hangat di kalangan penggemar dan publik.

>>> Star Fox Jadi Game Terlaris di eShop Nintendo Switch 2 Jepang Juni 2026

Banyak yang berspekulasi soal gaun, gaya rambut, tempat, dan daftar tamu undangan. Antusiasme ini tidak hanya datang dari penggemar setia, tetapi juga dari mereka yang bukan penggemar.

Menurut peneliti psikologi media Bradley Bond, keterlibatan penggemar dalam kehidupan pribadi idola adalah hal yang normal. Bahkan, hal ini bisa bermanfaat secara psikologis.

Hubungan Parasosial

Bond menjelaskan bahwa manusia memiliki respons emosional yang serupa terhadap tokoh media seperti terhadap orang yang dikenal secara pribadi.

"Pikiran kita memproses kepribadian secara serupa, baik di dunia nyata maupun di layar," ujarnya.

Fenomena ini disebut hubungan parasosial, yaitu rasa terlibat dalam kehidupan figur publik.

>>> Aspyr Pilih Kualitas Visual daripada 60 FPS di Rise of the Tomb Raider Switch 2

Hubungan ini bersifat sepihak, tetapi studi menunjukkan bahwa tokoh media dapat membantu mengurangi rasa putus asa dan memberikan identitas serta kesejahteraan.

Lindsey Conlin Maxwell, psikolog yang juga seorang Swiftie, setuju dengan penjelasan Bond. "Kami telah menghabiskan 20 tahun mendengarkan musiknya dan membangun hubungan ini.

Meskipun satu arah, kami merasa seperti mengenalnya," katanya.

Maxwell menambahkan bahwa musik Swift mampu membangkitkan emosi kuat dan membantu orang merasa terhubung.

>>> Capcom Ingin Perluas Jangkauan Mega Man Menjelang 40 Tahun Seri

Namun, ia mengingatkan bahwa kecintaan pada idola berbeda dengan perasaan terhadap teman atau keluarga sungguhan.