Bunuh 21 Ribu Anak Gaza, Israel Makin Dicap Rezim Pembunuh Bayi
Rezim Israel tercatat telah membunuh 21.000 anak-anak di Jalur Gaza, Palestina, selama 1.000 hari agresi militer.
Laporan terbaru dari Save the Children menyebutkan total 21.000 anak-anak terbunuh selama periode tersebut.
>>> Wamendagri Minta Pemkab Intan Jaya Serius Tangani Temuan Jenazah Warga
Sejumlah warga, termasuk di Amerika Serikat, menjuluki Israel sebagai rezim pembunuh bayi karena kekejaman mereka.
Label Pembunuh Bayi
Label buruk Israel sebagai rezim pembunuh bayi semakin kuat di dunia. Di AS, warga Israel mulai dimusuhi dan dijuluki sebagai pembunuh bayi.
Salah satu kasus terjadi di California, di mana dua turis asal Israel diteriaki sebagai 'pembunuh bayi' oleh pegawai hotel.
Keributan itu terjadi pada Mei di Oceanpoint Ranch, Cambria. Pegawai hotel memusuhi kedua turis karena genosida yang dilakukan Zionis di Gaza.
>>> Prediksi Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Los Cafeteros Unggul
Dalam video yang beredar, karyawan hotel melontarkan pertanyaan seperti 'Apakah Anda seorang Zionis?' dan 'Apakah Anda seorang pembunuh bayi?'
Save the Children menyebutkan lebih dari 800.000 anak, sekitar 80 persen populasi anak Gaza, telah mengungsi. Sementara 625.000 anak kehilangan tiga tahun pendidikan formal.
Direktur Regional Save the Children untuk Timur Tengah, Ahmad Ahendawi, mengatakan dunia telah mengecewakan satu juta anak di Gaza selama 1.000 hari terakhir.
>>> PLN Buka Suara soal Ruko di Bekasi Curi Listrik untuk Tambang Kripto
Anak-anak Gaza menggambarkan hidup dalam ketakutan terus-menerus, namun tetap berharap pada masa depan yang lebih baik.
Update Terbaru
Tom Holland Ungkap Pengaruh Peter 2 dan Peter 3 pada Kostum Spider-Man Baru
Sabtu / 04-07-2026, 01:21 WIB
Tom Holland Ungkap Pengaruh Peter 2 dan Peter 3 pada Kostum Spider-Man Baru
Sabtu / 04-07-2026, 01:21 WIB
Trump Batalkan Rencana Hegseth Tarik Pasukan AS dari Eropa
Sabtu / 04-07-2026, 01:21 WIB
Pemerintah AS Buka Lelang Perawatan Kolam Refleksi Lincoln Memorial
Sabtu / 04-07-2026, 01:21 WIB
Mod Stalking di Final Fantasy 14 Kembali Dihapus, Pemain Kecam Kurangnya Tindakan Square Enix
Sabtu / 04-07-2026, 01:16 WIB
Trump Rencanakan Pengampunan Massal Hari Kemerdekaan, Malaysia Kejar Jho Low
Sabtu / 04-07-2026, 01:16 WIB
Fenerbahce Klaim Sepakat Datangkan Nathan Ake dari Manchester City
Sabtu / 04-07-2026, 01:16 WIB
Mod Stalking di Final Fantasy 14 Kembali Dihapus, Pemain Kecam Kurangnya Tindakan Square Enix
Sabtu / 04-07-2026, 01:15 WIB
Peringkat Akhir Anime Spring 2026: Witch Hat Atelier Kokoh di Puncak
Sabtu / 04-07-2026, 01:15 WIB
Peringkat Anime Terbaik Spring 2026: Witch Hat Atelier Kokoh di Puncak
Sabtu / 04-07-2026, 01:15 WIB
PSSI Jerman Incar Jurgen Klopp Usai Julian Nagelsmann Mundur
Sabtu / 04-07-2026, 01:14 WIB
Yash Raj Films Rilis 'Alpha', Chapter Perdana Spy Universe dengan Pemeran Utama Wanita
Sabtu / 04-07-2026, 01:14 WIB
Julian Nagelsmann Mundur sebagai Pelatih Timnas Jerman Usai Tersingkir di Piala Dunia
Sabtu / 04-07-2026, 01:14 WIB
Pagar Kawat Mengelilingi Lincoln Memorial Reflecting Pool yang Berubah Warna
Sabtu / 04-07-2026, 01:14 WIB






