Biohacker Gagal Operasi Lobster untuk Kendalikan AI, Akhirnya Mati
Sekelompok pengusaha teknologi muda di San Francisco mencoba melakukan operasi saraf pada lobster agar bisa dikendalikan oleh agen AI.
Eksperimen itu berakhir dengan kematian hewan tersebut sebelum operasi sempat dilakukan.
>>> Roman Safiullin Kalahkan Joao Fonseca di Wimbledon, Lolos ke Babak Keempat
Kisah ini terungkap dalam laporan The Atlantic tentang "rumah peretas" di kawasan Teluk San Francisco.
Dua tokoh utamanya adalah Elliot Roth (32) dan William Joy (19), yang tinggal di Biopunk House, salah satu rumah komunal bagi calon raja teknologi.
Rencana mereka adalah menggunakan kit pengendali kecoa jarak jauh yang ditanamkan ke lobster.
Setelah berhasil mengarahkan lobster untuk menjepit, mereka akan menghubungkannya ke OpenClaw, agen AI open source yang logonya bergambar lobster.
Namun, ambisi itu terbentur kenyataan pahit. Ketika wartawan mengecek beberapa minggu kemudian, tangki lobster kosong tanpa air atau kehidupan.
Lobster mati sebelum operasi karena dugaan kesalahan salinitas air.
>>> Nasib Aktor China Xu Peng Berubah Drastis gegara AI, Kini Jual Sayur di Pasar
Joy mengaku mengalami krisis etika dan ragu apakah ia pantas melakukan eksperimen itu. Ia sempat melakukan otopsi awal pada lobster, tetapi hewan tersebut tidak dimakan seperti yang dijanjikan.
Insiden ini mencerminkan sikap ceroboh para pelaku AI terhadap etika dan kompetensi.
Mereka bertindak seolah keyakinan cukup untuk mengatasi kurangnya keahlian, mirip dengan pendekatan "vibe-coding" yang populer di kalangan tech bros.
Pertanyaan besar muncul: apa yang ingin dibuktikan selain sekadar kemungkinan teknis? Dan apakah mereka pernah berpikir tentang kesejahteraan hewan atau konsekuensi etis dari tindakan mereka?
Kegagalan ini menjadi pengingat bahwa industri AI sering mengabaikan masalah etika dan operasional dasar, dari dampak lingkungan hingga bahaya misinformasi.
>>> Film G.I. Joe ala Danny McBride Dikabarkan Mulai Syuting Tahun Depan
Sikap "terus tekan tombol" tanpa perencanaan matang hanya akan membawa bencana.
Update Terbaru
Kasasi Ditolak MA, Vonis 12 Tahun Penjara Hakim Djuyamto Inkrah
Jumat / 03-07-2026, 22:01 WIB
Wamendagri Kecam Pembakaran Pesawat AMA di Yahukimo
Jumat / 03-07-2026, 22:01 WIB
David Nascimento Resmi Jadi Pelatih Timnas Indonesia U-17
Jumat / 03-07-2026, 22:01 WIB
Timnas Indonesia Andalkan Pemain Super League di Piala AFF 2026
Jumat / 03-07-2026, 22:01 WIB
Sengketa Subnautica 2 Berakhir, Krafton Setuju Beri Bonus ke Semua Karyawan
Jumat / 03-07-2026, 22:00 WIB
Tekanan Live-Service di Suicide Squad: Kill the Justice League Hampir Buat Developer Hengkang
Jumat / 03-07-2026, 22:00 WIB
Direktur Clair Obscur: Expedition 33 Bela Ketidaksempurnaan Game
Jumat / 03-07-2026, 22:00 WIB
Calon Presiden Prancis Desak Aturan Baru Kepemilikan Digital Setelah Sony Hentikan Disk Fisik
Jumat / 03-07-2026, 22:00 WIB
Northgard Battlegrounds Buka Beta Terbuka di Steam Mulai 9 Juli
Jumat / 03-07-2026, 21:57 WIB
Patch Beta Slay the Spire 2 Hadirkan Kartu Multiplayer Baru dan Perbaikan Modding
Jumat / 03-07-2026, 21:57 WIB
Samsung Messages Resmi Dihentikan di AS Mulai 6 Juli
Jumat / 03-07-2026, 21:57 WIB
Mengapa Kembang Api Menakutkan Anjing dan Cara Ilmiah Mengatasinya
Jumat / 03-07-2026, 21:56 WIB
Astronom Temukan 'Materi Hilang' Alam Semesta Berkat Semburan Radio Cepat
Jumat / 03-07-2026, 21:56 WIB
Besok, NIKI Tampil di Day 2 Prambanan Jazz 2026
Jumat / 03-07-2026, 21:56 WIB






