Sirkuit Silverstone memperkirakan akan menarik rekor 565.000 penggemar selama akhir pekan Grand Prix Inggris pada 3 Juli 2026.

Acara ini akan berlangsung selama empat hari dan menggabungkan balapan dengan festival hiburan.

>>> SIG Dukung Sekolah Rakyat dengan Material Ramah Lingkungan di 4 Provinsi

Menurut studi dari Sheffield Hallam University, ajang tahun lalu menghasilkan aktivitas ekonomi sebesar 167 juta poundsterling bagi Inggris.

Angka tersebut menempatkan GP Inggris di posisi kedua setelah Wimbledon dalam kategori mega-olahraga Inggris.

Optimisme CEO Silverstone

CEO Silverstone Stuart Pringle mengaku optimistis terhadap prospek finansial sirkuit yang dimiliki British Racing Drivers Club itu.

Ia bahkan tidak menutup kemungkinan untuk melampaui Wimbledon dalam hal dampak ekonomi.

"Kami bisa melampaui Wimbledon," ujar Pringle. "Meskipun ini seperti membandingkan apel dan jeruk.

Wimbledon berlangsung dua minggu, sementara kami hanya empat hari. Kami sangat sadar untuk tidak mengorbankan pengalaman penggemar."

>>> SIG Pasok Material Ramah Lingkungan untuk Proyek Sekolah Rakyat di 4 Provinsi

Silverstone sebelumnya mengalami kerugian finansial besar dan masalah infrastruktur, termasuk kemacetan lalu lintas pada 2000 dan 2012. Sirkuit ini juga sempat terikat kontrak mahal dengan manajemen F1 lama.

Pringle mengakui bahwa lonjakan popularitas Formula 1 secara global sangat membantu pemulihan dan pertumbuhan sirkuit.

"Tidak bisa dipungkiri bahwa perubahan popularitas F1 memberi kami produk yang jauh lebih kuat," katanya.

Manajemen sirkuit berhasil mengaktifkan klausul pemutusan kontrak pada 2017 untuk menegosiasikan ulang persyaratan.

Mereka juga mendiversifikasi sirkuit menjadi destinasi sepanjang tahun dengan hotel, sirkuit kart, dan berbagai pilihan hiburan.

>>> Ahli Hukum Ungkap Tips Lolos Update KBLI 2025 Lewat RUPS Tahunan dan Beneficial Ownership

Mengenai harga tiket yang mahal, Pringle mengakui bahwa hal itu terjadi di semua balapan besar. "Kami percaya penggemar mendapatkan nilai dari tiket mereka," tegasnya.