Koops TNI Habema mengevakuasi jenazah warga negara Amerika Serikat (AS) Nicholas F Goselin, pilot pesawat PT AMA Air, yang menjadi korban penyerangan dan pembakaran pesawat di Bandara Ipdeheik, Kampung Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Jumat (3/7).

Kepala Penerangan Koops TNI Habema Letkol Inf Wirya Artadiguna mengatakan tiga armada kesatuan pengamanan dikerahkan untuk mengevakuasi jenazah pilot yang diduga tewas karena ulah Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Balinggama tersebut.

>>> Christian Brothers Pertahankan Pelaku Kekerasan Seksual Anak dengan Alasan Injil

Tiga helikopter dikerahkan untuk mengevakuasi jenazah korban berusia 29 tahun yang merupakan pilot dari PT Associated Mission Aviation (AMA).

"Tim sudah terbang dari Timika sejak pukul 06.45 WIT dan berharap proses evakuasi berjalan aman dan lancar," kata Letkol Inf Wirya, Jumat pagi, dikutip dari Antara.

Wirya mengatakan pilot berkebangsaan Amerika Serikat itu meninggal karena diduga ditembak anggota KKB. Namun untuk memastikannya masih menunggu informasi dari tim.

"Rencananya jenazah akan langsung diterbangkan ke Jayapura," kata Letkol Inf Wirya.

KKB selain menembak pilot Nicholas F Goselin juga membakar pesawat jenis Pilatus bernomor penerbangan PK-RCY setibanya di lapangan terbang Balinggama dengan membawa tujuh penumpang dari Wamena.

Ketujuh penumpang pesawat AMA tujuan Balinggama yaitu Eston Sobolim, Kluenang Sobolim, Toni Balingga, Elina Sobolim, Ona Sobolim, Lisenia Balingga dan Vaince Amo Hoso.

Kodam XVII/Cenderawasih melaporkan 7 penumpang pesawat PT AMA Air PK-RCY kini dalam kondisi aman dan selamat.

>>> Vertiv Perluas Pabrik di Malaysia, Bidik Lonjakan Permintaan Infrastruktur AI di Asia

"Tujuh penumpang yang seluruhnya merupakan Orang Asli Papua (OAP) dilaporkan selamat dan dalam kondisi aman," kata Kapendam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, dalam keterangan tertulis, Jumat (3/7).