Sebelumnya, Koops TNI Habema menggelar Operasi Khusus Perebutan Cepat untuk menguasai dan mengamankan lapangan terbang sebagai titik masuk bantuan, sekaligus melaksanakan Search and Rescue (SAR) Taktis untuk mengevakuasi korban.

Operasi melibatkan 10 personel Koops TNI Habema dengan dukungan dua helikopter Caracal. Operasi dilaksanakan secara cepat, terukur, dan terkoordinasi karena medan pegunungan yang memiliki tingkat kesulitan tinggi.

Wakil Panglima Koops TNI Habema Brigjen Riyanto menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya pilot PT AMA Air sekaligus menegaskan komitmen Koops TNI Habema dalam menjaga keamanan wilayah.

"Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga almarhum.

Prioritas kami adalah menyelamatkan korban, mengamankan lokasi, melindungi masyarakat, serta mendukung proses penegakan hukum terhadap para pelaku," kata Riyanto dalam keterangan tertulis, Jumat.

>>> Semangat Pancasila Menggema di Bantul, Pengajian Kebangsaan Soroti Ancaman Kejahatan Digital

Sebelumnya pesawat AMA dengan nomor penerbangan PK-RCY diduga dibakar KKB di Bandara Ipdeheik pada Kamis (2/7). KKB adalah sebutan aparat terhadap milisi Organisasi Papua Merdeka (OPM).