Portugal memastikan tempat di babak 16 besar Piala Dunia setelah mengalahkan Kroasia 2-1 pada 3 Juli 2026. Pertandingan di BMO Field itu diwarnai kontroversi besar terkait keputusan VAR.

Gol penyeimbang Josko Gvardiol pada menit 103 dianulir setelah teknologi sensor bola mendeteksi posisi offside dalam proses terjadinya gol.

>>> Australia Hadapi Mesir di Babak 32 Besar Piala Dunia

Keputusan itu mengakhiri perjalanan Kroasia di turnamen.

Ivan Perisic membuka keunggulan Kroasia pada menit 53. Cristiano Ronaldo menyamakan kedudukan lewat penalti, sebelum Goncalo Ramos membawa Portugal unggul dengan sundulan pada menit 94.

Pada menit akhir injury time, umpan silang mengenai Mario Pasalic yang kemudian mengirim bola ke Gvardiol untuk mencetak gol.

Namun, sensor internal bola mendeteksi sentuhan tipis dari Igor Matanovic sebelum defleksi, yang membuat Pasalic dalam posisi offside.

Wasit Espen Eskas meninjau monitor di pinggir lapangan dan resmi menganulir gol. Keputusan itu memicu protes keras dari pemain dan suporter Kroasia yang melemparkan botol air ke lapangan.

>>> BluPetal Jadi Distributor Eksklusif BL Titles Animate International

Keputusan sangat bergantung pada elektronik internal bola karena defleksi fisik hampir tidak terlihat dalam tayangan ulang video biasa.

BBC melaporkan bahwa pakar wasit Darren Cann menjelaskan offside tersebut sah.

"Dia offside saat bola terakhir dimainkan rekan setimnya dan bola mengenai bek, bukan sengaja dimainkan, jadi offside tetap berlaku," kata Cann.

Ia menambahkan bahwa sensor mikro 100 persen membuktikan sentuhan tersebut.

Kekalahan ini mengakhiri karier internasional kapten Kroasia Luka Modric di Piala Dunia. Pemain berusia 40 tahun itu sebelumnya membawa Kroasia ke final dan semifinal pada dua edisi terakhir.

>>> Timnas Portugal Ikat Pakta Kehormatan untuk Laga Piala Dunia

Portugal selanjutnya akan menghadapi Spanyol di babak 16 besar.